Burung Anis Siberia Atau Burung Anis Hitam

Burung Anis Siberia
Burung Anis Siberia atau Burung Anis Hitam (Zoothera sibirica, Pallas, 1776) – Siberian Thrush.
Burung Anis Siberia ini lumayan misterius dan bertubuh bongsor alias besar. Tapi dengan tubuh besar seperti itu burung ini juga mampu mengeluarkan kicauan yang lumayan unik dan enak. Gaya berkicaunya yang unik “setengah teler” menoleh ke kiri dan ke kanan, sambil berkicau lembut, sangat menarik perhatian yang melihatnya.

Burung ini berukuran sedang (22 cm), kehitaman (jantan) atau coklat (betina) dengan alis mata mencolok. Jantan hitam jelaga dengan alis mata, dan ujung putih pada buku ekor dan tungging. betina coklat zaitun dengan tubuh bawah putih kekuningan dan merah karat, dan alis mata putih kekukuningan. Burung ini tergolong jenis burung omnivora yang memakan berbagai macam serangga dan invertebrata, khususnya cacing tanah, tetapi juga lebah.
Di alam liar biasanya burung anis siberia ini banyak hidup di area pegunungan yang masih ditumbuhi pepohonan. Selain itu, untuk saling menjaga antar sesamanya biasanya burung Anis ini hidup berkelompok dengan sering bertengger di bagian tajuk pepohonan hutan dengan ketinggian mencapai 1800 meter dari permukaan laut. Sewaktu mencari makanan, terkadang burung ini berada di atas tanah dengan mengais di balik daun dan menyingkirkan tanah.
Tempat asal Burung Anis Hitam adalah Siberia Russia, Mongolia dan China, terutama daerah yang bersuhu dingin, pada musim kawin biasanya bermigrasi mencari daerah hangat seperti Asia Tenggara, sering ditemukan di pulau Sumatra dan Jawa. Walaupun bukan burung asli Indonesia, tapi sering terlihat hidup di alam Indonesia, terutama di daerah pegunungan pulau Sumatra dan Jawa.
Demikian info Burung Anis Hitam. Semoga ada manfaatnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

Scroll to Top