Latihan Soal Tes Seleksi PPPK Kebidanan

Latihan Soal Tes Seleksi PPPK Kebidanan

Latiahn Soal Tes Seleksi PPPK Kebidanan Tahun 2024 – 2025 beserta Pembahasannya atau Kunci Jawabannya. Untuk mewujudkan tujuan nasional, dibutuhkan Pegawai ASN. Pegawai ASN diserahi tugas untuk melaksanakan tugas pelayanan publik, tugas pemerintahan, dan tugas pembangunan tertentu. Tugas pelayanan publik dilakukan dengan memberikan pelayanan atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan Pegawai ASN. Pegawai ASN terdiri atas PNS dan PPPK. PPPK adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja dalam jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintah.

Keberadaan PPPK di Indonesia didasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 Tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja. Untuk dapat menjalankan tugas pelayanan publik, tugas pemerintahan, dan tugas pembangunan tertentu, PPPK harus memiliki profesi dan Manajemen PPPK yang berdasarkan pada Sistem Merit atau perbandingan antara kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang dibutuhkan oleh jabatan dengan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja yang dimiliki oleh calon dalam rekrutmen, pengangkatan, dan penempatan sejalan dengan tata kelola pemerintahan yang baik.

Manajemen PPPK perlu diatur secara menyeluruh dengan menerapkan norrna, standar, prosedur, dan kriteria. Manajemen PPPK meliputi penetapan kebutuhan, pengadaan, penilaian kineda, hak dan kewajiban, gaji dan tunjangan, pengembangan kompetensi, pemberian penghargaan, disiplin, pemutusan hubungan perjanjian kerja, dan perlindungan

Sebelum Admin berbagi Latihan Soal Tes Seleksi PPPK Kebidanan Tahun 2024 – 2025 beserta Pembahasannya atau Kunci Jawabannya. Ayo ketahui dulu apa itu PPPK dan bagaiamana syarat menjadi PPPK? Berdasarkan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang selanjutnya disingkat PPPK adalah warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, yang diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka melaksanakan tugas pemerintahan.

Setiap warga negara Indonesia mempunyai kesempatanyang sama untuk melamar menjadi calon PPPK setelah memenuhi persyaratan. Adapun engadaan calon PPPK merupakan kegiatan untuk memenuhi kebutuhan pada Instansi Pemerintah, yang meliputi Perencanaan; pengumuman lowongan; pelamaran; seleksi; pengumuman hasil seleksi; dan pengangkatan menjadi PPPK.

Adapun persyaratan umum untuk mendaftar sebagai peserta seleksi PPPK adalah a) usia paling rendah 20 (dua puluh) tahun dan paling tinggi 1 (satu) tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; b) tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih; c) tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil, PPPK, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta; d) tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis; e) memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan; f) memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku dari lembaga profesi yang berwenang untuk jabatan yang mempersyaratkan; g) sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar; dan h) persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh PPK.

Sedangkan Seleksi pengadaan PPPK terdiri atas 2 (dua) tahap: a) seleksi administrasi; dan b) seleksi kompetensi. Seleksi administrasi dilakukan untuk mencocokkan persyaratan administrasi dan kualifikasi dengan dokumen pelamaran. Seleksi kompetensi dilakukan untuk menilai kesesuaian kompetensi manajerial, kompetensi teknis, dan kompetensi sosial kultural yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi jabatan. Seleksi kompetensi teknis terdiri atas:Seleksi kompetensi untuk jabatan yang mensyaratkan sertifikasi profesi; dan Seleksi kompetensi untuk jabatan yang belum mensyaratkan sertifikasi profesi. Seleksi kompetensi teknis untuk jabatan yang mensyaratkan sertifikasi profesi dilakukan dengan uji kompetensi untuk menentukan peringkat. Seleksi kompetensi teknis untuk jabatan yang belum mensyaratkan sertifikasi profesi dilakukan dengan uji kompetensi untuk menentukan ambang batas kelulusan dan peringkat.

Berikut beberapa Latihan Soal Tes Seleksi PPPK Kebidanan Tahun 2024 – 2025 beserta Pembahasannya atau Kunci Jawabannya yang mudah-mudahan dapat digunakan sebagai sarana berlatih atau untuk membantu meningkatkan wawasan calon PPPK Kebidanan.

1. Ny. U umur 36 th GVII PV AI, segera setelah plasenta lahir lengkap terjadi perdarhan, kontraksi uterus lembek serta TFU sulit di temukan. Hasil pemeriksaan tidak ada robekkan jalan lahir, kandung kemih kosong.

Ny.U kemungkinan mengalami… a. Atonia uteri b. Rupture uteri c. Inversion uteri d. Laserasi portio e. Laserasi perineum

2. NY. A umur 24 th G1 P0 A0, hamil 39 minggu datang ke bidan mengeluh kenceng-kenceng, perut terasa nyeri yang sangat hebat, keluar keringat dingin dan gelisah. Setelah di lakukan pemeriksaan oleh bidan di dapatkan hasil, perut teraba keras, denyut nadi dan pernafasan meningkat, serta teraba lekukan melintang pada segmen bawah rahim setinggi pusat.

Kontraksi uterus terus menerus dan sengat kuat diagnose sesuai kasus di atas adalah… a. Rupture uteri b. Plasenta previa c. Inersia uteri primer d. Solusio plasenta e. Rupture uteri imminent

3. Ny. F umur 22 umur 22 th G1 P0 A0, , hamil 40 minggu, datang di RS dengan riwayat DM. saat ini sedang dalam proses persalinan kala II. Setelah kepala janin lahir, tidak terjadi puteran paksi luar.

Dignosa untuk Ny. F adalah… a. Partus lama b. Distonsia bahu c. Partus tak maju d. Pertus serotinus e. Partus presipitatus

4. Ny. S umur 38 th GII P0 AI, datang ke bidan inpartu sisa dukun, kenceng-kenceng sering dan teratur sejak 2 hari yang lalu. Telah di pimpin mengejan oelh dukun 3 jam yang lalu. KU lemah, kelelahan. Tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 100 x/m, suhu 39 C VT pembukaan 8 cm, kepala turun di hodge III, DJJ 182 x/m.

Sesuai kasus diagnose Ny. S adalah… a. Partus lama b. Partus kasep c. Partus macet d. Partus lambat e. Partus tak maju

5. Ny. A umur 32 th GII PII A0, hamil 40 minggu,datang ke klinik jam 08.00 WIB dengan keluhan kenceng-kenceng teratur 4 jam yang lalu, perasaan berat, sesak nafas dan bemgkak pada ke 2 ekstremitas. TFU 41 cm, teraba 2 bagian besar janin berdampingan , DJJ terdengar jelas di 2 tempat dengan ferekunsi 120 x/, dan 140 x/m,

Kemungkinan Ny. A saat ini mengalami.. a. Hidarminion b. Molla hidatidosa c. Kehamilan bokong d. Presentasi bokong e. Kehamilan dengan mioma

6. NY. T umur 27 th GIV PIII A0, hamil aterm datnag ke polides mawar. Ia datang di antar suaminya dengan keluhan kejang-kejang. Setelah di lakukan pemeriksaan di temukan TD 190/140 mmHg, muka, tangan dan kaki oedema,

VT pembukaan serviks 5 cm berdasarkan pengkajian yang dilakukan Ny. T maka diagnose yang tepat untuk kasus diatas adalah… a. Eklamsia b. Preeklamsia berat c. Pre eklmasia sedang d. Preeklamsia ringan e. Superimposed pre eklampsia

7. Ny.K umur 35 th, hamil ke 2 melahirkan hidup 1 kali, datang ke BPS pada jam 10.00 WIB untuk bersalin. Ibu mengatakan kenceng-kenceng sejak jam 07.00 WIB, mengeluarkan cairan warna jernih jam 09.00 WIB. Hasil pemeriksaan KU baik, TD 120/80 mmHg, nadi 88 x/m, suhu 36 C RR 20 x/m, his 3x dalam 10 enit, lama 45 detik, DJJ 144 x/m, hasil VT pembukaan 8 cm, KK negative, teraba tali pusat di samping kepala.

Diagnose yang tepat untuk kasus di atas adalah… a. Inpartu kala I KPD b. Inpartu kala I fisiologis c. Inpartu kala I tali pusat terkemuka d. Inpartu kala I fase aktif termuka e. Inpartu kala I tali pusat menumbung

8. Ny. K umur 37 th partus anak 4 pada 12.15 WIB , sudah di injeksi oksitosin 10 UI IM. Pukul 12.20 WIB di coba untuk perengangan tali pusat terkendali, uterus kontraksi keras, plasenta belum lepas. Pada pukul 12.25 WIB tanda pelepasan plasenta tidak ada,

Yang anda lakukan adalah… a. Manual plasenta b. Pemberian oksitosin ke 2, 10 IU per IM c. Ulangan ptt d. Siapkan rujukan e. SC

9. Ny. A umur 23 th datang ke BPM hamil pertama kali mengeluh mengeluarkan darah flek-flek dari jalan sejak 2 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan, TFU 3 jari atas sympisis. Inspekulo keluar darah dari OUE tidak ada pembukaan . berdasarkan hasil pemeriksaan TFU, usia kehamilan Ny. a adalah… a. 8 minggu b. 10 minggu c. 12 minggu d. 14 minggu e. 16 minggu

10. Ny. E umur 26 th ke BPM mengeluh sudah 2 bulan tidak menstruasi, perut bagian bawah nyeri dan mengeluarkan bercak warna coklat. Hasil pemeriksaan dalam belum ada pembukaan portio , nyeri goyang. PP test positif.

Diagnose yang tepat untuk Ny. E adalah… a. Molla hidatidosa b. Abortus incipiens c. Abortus imminens d. Abortus incomplete e. KET

11. Seorang ibu hamil berusia 28 th G2 P1 A0 hamul 36 minggu datang ke BPS diantar oleh keluarganya, dengan tidak sadar, saat di rumah Ny. teti mengalami kejang-kejang hasil pemeriksaan di lakukan oleh bidan di dapatkan TD 160/110 mmHg, nadi 100 x/m, pernafasan 16 x/m, DJJ irregular, TFU 3 jari di bawah PX, presentasi kepala, punggung kanan, dan oedema pada wajah, tangan dan kaki.

Apakah diagnose yang tepat untuk kasus di atas? a. Eklampsia b. Pre eklampsia c. Pre eklamsia ringan d. Pre eklamsia sedang e. Hypermesis gravidarum

12. Seorang ibu hamil 32 th G1 P0 A0 hamil 29 minggu, datang ke BPS dengan keluhan mengeluarkan darah banyak dari jalan lahir, merah segar, tidak di sertai nyeri perut. Hasil pemeriksaan TD 90/60 mmHg, nadi 80 x/m, pernafasan 16 x/m, KU lemah pucat.

Apakah diagnose yang tepat untuk kasus di atas? a. Solusio plasenta b. Plasenta previa c. Rupture uteri d. Abortus imminens e. Abortus in complete

13. Seorang ibu hamil G1 P0 A0 umur 20 th datang ke klinik bersama suaminya untuk memeriksakan kehamilannya. Dengan keluhan pusing dan nyeri kepala kadang-kadang di sertai muntah, dan penglihatan kabur. Setelah di periksa bidan tekanan darah 140/90 mmHg, nadi 80 x/m dan pernafasan 100 x/m,

apakah diagnose yangdapat di tegakkan pada kasus di atas? a. Hipertensi b. Pre eklamsi c. Hyperemesis gravidarum d. Pre eklamsia berat e. Pre eklamsi ringan

14. Seorang ibu nifas berusia 26 th, postpartum 4 hri yang lalu di tolong oleh dukun. Anaknya meninggal dunia setelah lahir lama persalianan 2 hari di mena sebelumnya ketuban telah pecah. Datang ke klinik dengan keluhan sejak 3 hari yang lalu mengalami panas , menggigil, luka perineum tampak kemerahan, bengkak dan mengeluarkan pus dari hasil pemeriksaan TFU 2 jari di bawah pusat, TD 100/60 mmHg, nadi 90 x/m, RR 20 x/m, T 39 C.

Apakah faktor prediposisi dari kasus di atas? a. Kondisi ibu kemah b. Anak lahir mati c. Distosa bahu d. Partus lama e. Robekkan jalan lahir

15. Seorang ibu hamil berusia 26 tn, G3 P2 A0 usia kehamilan 12 minggu datang ke rumah sakit bersama suaminya, dengan keluhan perdarhan sedikit, mengeluh mual, muntah, 4-5 kali sehari. Hasil pemeriksaan TD 140/90 mmHG, TFU 3 jari di bawah pusat, ballotemen (-), DJJ (-).

Manakah tindakkan yang tepat di lakukan untuk penanganan kasus diatas? a. Curretase b. Kemoterapi c. Histerektomi d. histerotomi e. Evakuasivakum

16. Seorang ibu hamil G4 P3 A0 berusia 27 th hamil atern datang ke polindes dengan keluhan kejang-kejang pada pemeriksaan tanda vital di peroleh tekanan darah 190/40 mmHg, muka tangan, kaki oedem, pada pemeriksaan VT pembukaan serviks 5 cm.

Apakah yang di harus di lakukan pada ibu sebelum di rujuk ke RS? a. Berikan O2 b. Tiduekan miring kiri c. Berikan infuse RL d. Berikan lukosakalsium e. Berikan MgSO4

17. Seorang ibu hamil G1 P0 A0 berusia 36 th datang ke klinik dengan keluhan waktu bangun tidur mengeluarkan darah segar lewat jalan lahir keluhan tidak di sertai nyeri perut keadaan umum lemah, pucat, pada pemeriksan tanda vital di peroleh tekanan darah 90/60 mmHg, 80 x/m pada pemeriksaan lab Hb 8,4 gr %.

manakah penangan yang tepat untuk kasus di atas? a. Transfuse darah b. Konseling dan rujuk c. Infuse NaCl 0,9 % dan rujuk d. Infuse NaCl 0.9%, informed consent dan rujuk e. Informed consent da rujuk

18. Seorang ibu hamil berusia 29 th G2 P0 A1 hamil 40 minggu janin tunggal hidup intra uterin dengan letak kepala. TFU 39 cm, dari pemeriksaan yang di lakukan di dapatkan hasil bahwa pembukaan sudah lengkap dengan kepala di HIV. Setelah di pimpin meneran 45 menit akhirnya kepala lahir, tetapi bahu anterior macet simpisis pubis. Selama hamil ibu tersebit mengeluh banyak makan, banyak minum dan ngemil.

Apakah diagnose yang tepat untuk kasus di atas? a. Partus lama b. Distosa bahu c. Partus tidak maju d. Kepala bayi macet e. Bayi besar

19. Seorang bayi hamil beruisa 35 th, P5 A0, datang ke klinik dan telah melahirkan bayi laki-laki. Placenta lahir lengkap 25 menit setelah di berikan injeksi oksitosin ke 2. Perdarahan 500 cc, kontraksi uterus lembek, TFU setinggi pusat, TD 100/70 mmHg, keadaan umum lemah, nadi 100 x/m.

apakah tindakkan selanjutnya yang harus di lakukan oleh bidan untuk mengatasi perdarahan tersebut? a. Berikan ergometrin 0,2 IM b. Lakukan kompersi bimanual interna c. Lakukan kompersi bimanual eksterna d. Pasang infuse RL 500 ml + iksitosin 20 unut e. Mengecek kelengkapan plasenta

20. Seorang perempuan berusia 26 th ke klinik mengeluh sudah 2 bulan tidak menstruasi, perut bawah nyeri dan mengeluarkan bercak darah berwarna coklat, hasil pemeriksaan dalam belum ada pembukaan portio, nyeri goyang, PP test(+).

Apakah diagnose yang tepat untuk kasus di atas? a. Molla hidatidosa b. abortus incipens c. Abortus imminens d. Abortus incomplete e. Kehamilan ektopik terganggu

21. Ibu R umur 25 th datang ke klinik bidan untuk memeriksa keadaanya di mana keluhan mual muntah terus-menerus, tidak ada nafsu makan, tidak menstruasi selama 2 bulan, hasil pemeriksaan di temukan TD: 90/60 mmHg, N:96 x/m, S:38 C, R: 18 x/m dan hasil planotes (+) hamil. Berdasarkan kasus di atas,

Diagnosa yang di tegakkan untuk ibu R adalah… a. hipermesis gravidarum I b. hipermesis tingkat I c. hipermesis tingkat II d. hipermesis tingkat III e. hipermesis tingkatIV

22. Ibu Nn umur 28 th, G1 P0 A0 usia kehamilan 36 minggu, datang kle klinik bidan TD:120/80 mmHg, RR :20 x/m, N: 89 x/m,TFU 36 cm, DJJ 132 x/m, dan kepala sudah memasuki PAP. Pada kasus di atas TBJ ibu sara adalah…

a. 3750 kg

b. 3875 kg

c. 4030 kg

d. 4185 kg

e. 4340 kg

23. Dari kasus di atas no 2, Diagnosa yang tepat untuk ibu Nn adalah…

a. Polyhydramnion b. Diabetes mellitus c. Gangguan ginjal d. Diabetes insipideus e. Diabetes mellitus gestasional

24. Ibu NN 35 th, hamil ke 3 datang ke klinik bidan bersalin dengan amenorhoe 3 bulan, ibu merasa sering mual, kadang-kadang muntah dan hasil pemeriksaan TD :120 /70 mmHg, R:19 x/m, N 90 x/m, TFU 3 jari di bawah pusat, tidak teraba balotemen dan hasil pemeriksaan PPV :darah kecoklatan. Berdasarkan kasus di atas,

Diagnose yang tepat pada ibu NN adalah… a. Kehamilan dengan hipermesis gravidarum b. Kehamilan dengan abortus imminens c. Kehamilan dengan molahidatidosa d. Kehamilan dengan ektopik terganggu e. Kehamilan dengan dengan anemia

25. Ibu Rn umur 36 th G1 P0 A0 hamil 30 minggu datang ke klinik bidan bersalin dengan keluhan waktu bangun tidur mengeluarajan darah segar lewat jalan lahir dan tidak di serta dengan nyeri. Hasil pemeriksaan KU lemah, pucat , TD :90/60 mmHg, HB:8,4 gr %.

Diagnose yang tepat pada ibu Rn adalah… a. Rupture uteri b. Abortus immeniens c. Plasenta previa d. Solusio plasenta e. Abortus incomplete

26. Ibu Mn umur 23 th, G1 P0 A0 datang ke klinik bidan dengan keluhan keluarnya flek item dari alat kelamin sejak 2 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan TFU 3 jari di atas simpisis, inspekulo keluar darah dari OUE dan tidak ada pembukaan.

Berdasarkan kasus di atas diagnose yang di tegakkan pada ibu Mn adalah… a. Blighted ovum b. Abortus insipens c. Abortus imminens d. Abortus incomplete e. Inplantation bleeding

27. Dua (2) minggu kemudian ibu Mn datang ke klinik bidan, belum mengeluarkan jaringan, pertu mules dan hasil pemeriksaan, TD: 110/50 mmHg, N: 90 x/m, pemeriksaan dalam teraba jaringan.

Diagnose ibu Mn sekarang.. a. Abortus insipiens b. Abortus imminens c. Abortus complete d. Abortus habitualis e. Abortus incomplete

28. Ibu Ria G6 P3 A2 umur 34 th, hamil 29 minggu, datang ke rumah sakit dengan keluhan perdarahan pervaginaan merah kehitaman, nyeri perut menetap, gerakkan janin tidak keras, TD :120/80 mmHg, N:80 x/m, dan S: 37 C.

diagnose yang tepat dapat di tegakkan pada kasus ibu ria diatas adalah… a. Vasa pravia b. Plasenta previa c. Solusio plasenta d. Plasenta letak rendah e. Hipertensi pada kehamilan

29. Komplikasi yang terjadi pada kasus di atas adalah.. a. Bayi baru lahir normal b. Kecil masa kehamilan c. Besar masa kehamilan d. Intra uterine foetal death e. Partus premature

30. Ibu rita umur 35 th G2 P1 A0, umur kehamilan 29 minggu datang ke rumah sakit dengan keluhan cepat lelah, sesak nafas, dan keluhan tersebut hilang saat istirahat. Pada pemeriksaan fisik di dapatkan palpasi dan oedema ditangan dan tunkai. TD :110/80 mmHg, N: 90 x/m,

berdasarkan kasus di atas diagnose yang di tegakkan untuk ibu rita adalah… a. Penyakit jantung kelas I b. Penyakit jantung kelas II c. Penyakit jantung kelas III d. Penyakit jantung koroner e. Penyakit jantung akut

31. Seorang perempuan berusia 27 th G1 P0 A0 usia kehamulan 10 minggu datang bersama suami ke klinik dengan keulhan mual muntah setiap makan, hasil pemeriksaan fisik di peroleh KU ibu baik, pada pemeriksaan tanda vital sign di peroleh tekanan darah 110/80 mmHg, denyut nadi 88 x/m, frek nafas 20 x/m, suhu 36,5 C.

bagaimanakah cara mengatasi keluhan pada kasus di atas? a. Makan makanan asam b. Makan makanan yang pedas c. Makan coklat sedikit demi sedikit d. Makan sedikit-sedikit tapi sering e. Sering makanan yang bersantan

32. Seorang wanita berusia 25 th usia kehamilan 38 minggu,datang bersana suami kebidan praktek mandiri, dengan keluhan perutnya mulas-mulas yang semakin sering, hasil pemeriksaan hasil pemeriksaan fisik di peroleh keadaan umum baik, TD :110/70 mmHg, nadi 80 x/m, fekuensi nafas 24 x/m, TFU 30 cm, kepala sudah masuk 2/5, hasil VT: porito tipis lunak, pembukaan serviks, pembukaan serviks 8 cm, selaput keruban masih utuh, presentasi kepala, penurunan di hodge II.

Apakah diagnosis untuk kasus di atas? a. Inpartus kala I fase laten b. Inpartus kala I fase aktif c. Inpartus kala I fase aktif akselarasi d. Inpartus kala I fase aktif deselarasi e. Inpartus kala I fase laten memanjang

33. Seorang wanita berusia 26 th datang ke klinik bersalin, klien mengatakan melahirkan anak pertama 40 hari yang lalu, belum perbah menggunajan kontrasepsi, pada pemeriksaan fisik di perolej keadaan umum baik, pada pemeriksaan tanda vital di peroelh keadaan umum baik, pada pemeriksaan tanda vital di peroleh tekanan darah 120/70 mmHg, nadi 80 x/m, frekuensi nafas 24 x/m, hasil pemeriksaan terdapat varises dan hipertensi.

Apakah alat kontrasepsi yang cocok untuk perempuan dalam kasus di atas? a. Oil b. IUD c. Suntik d. Implant e. MOW

34. Seorang wanita usia 30 th 2 minggu post partum, saat kunjung ke rumahnya ibu mengeluh demam delama 2 hari ini,payudara teraba panas, tegang dan nyeri. Ibu tidak berani untuk menyusui. Hasil pemeriksaan di dapatkan keadaan umum ibu lemah dan tamoal kesakitan, suhu 38,5 C, payudara merah, tegang dan bengkak. Fundus uteri tidak teraba, pengeluaran lochea alba.

Apakah diagnose pada kasus di atas? a. Bendungan ASI b. Peradangan c. Fisiologis d. Mastitis e. Infeksi

35. Seorang wanita berusia 22 th 3 hari postpartum, saat ini kunjungan ke rumahnya ibu mengeluh ada pengeluaran cairan berwarna merah kekuningan berisi darah dan lendir pada daerah kewanitaanya bidan melakukan pemeriksaan pada pemeriksaan vital sign :TD 90/70 mmHg, S 36,5 C R 18 x/m, dan N 80 x/m.

Apakah diagnosis pada kasus diatas? a. Lochea rubra b. Lochea sanguinolenta c. Lochea serosa d. Lochea alba e. Lochiostatis

36. Seorang wanita berusia 38 th mengaku telah melahirkan anak ketiganya 2 hari yang lalu di RSUD cianjur. Saat ini ibu mengeluh pusing dam pengelihatan kurang jelas. Menurut pengakuannya, saat hamil 8 bulan tekanan darahnya meningkat. Hasil pemeriksaan TD:150/110 mmHg, protein urine +2 dan pada ekstremitas bawah terlhat oedema.

Apakah diagnose medis yang paling tepat pada kasus di atas? a. Eklamsi b. Hipertensi c. Pre eklamsi berat d. Pre eklamsi ringan e. Pre eklamsi sedang

37. Seorang wanita usia 35 th usia kehamilan 4 minggum datang ke BPM dengan keluhan kram pada perut,, perdarahan di sertai bercak dan sedang dari kemaluannya, hasil pemeriksaan vital sign di peroleh TD :110/60 mmHg, N :97 x/m, R :24 x/m, S: 37,5 C pada pemeriksaan dalam serviks tertutup.

Apakah diagnose pada kasus diatas? a. Abortus komplit b. Abortus ainsipens c. Abortus immnens d. Abortus inkomplit e. Abortus mola

38. Seorang wanita usia 24 th P1 A0, telah melahirkan bayi secara spontan. 30 menit yang lalu di BPM, bidan telah melakukan penyutikan oksitosin 1 dan 2, massae uterus, pemeriksaan vital sign diperoleh TD:110/70 mmHg N: 82 x/m, R :24 x/m, S : 37 C dari hasil pemeriksaan di dapatkan ibu mengalami perdarahan, plsenta lahir lengkap , kandung kemih kosong. Apakah diagnose pada ibu tersebut? a. Solutio plasenta b. Robekkan serviks c. Sisa plasenta d. Atonia uteri e. Inversion uteri

39. Seorang wanita berusia 21 th G1 P0 A0 hamil 20 minggu datang ke BPM untuk pertama kali ANC.hasil pemeriksaan dalam keadaan normal, pada pmeriksaan vital sign di peroleh tekanan darah 110/70 mmHg, nadi 80 x/m, pernafasan 24 x/m, suhu 36 C, asuhan kebidanan yang di berikan oleh bidan adalah memberiksan imunisasi tetanus toksoid.

Apakah tujuan tindakkan yang di lakukan ? a. Mencegah tetanus pada ibu b. Mencegah tetanus pada bayi c. Mencegah tetanus pada petugas d. Mencegah tetanus pada ibu dan bayi e. Mencegah tetanus pada petugas dan ibu

40. Seorang wanita usia 28 th telah melahirkan bayi sehat dan normal di BPm, keadaan umum ibu normal, pada pemriksaan tanda vital sign di peroleh tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 82 x/m, pernafasan 25 x/m, S :37 C saat ini tangan di sertai tekanan pada atas simfisis, tali pusat di tegakan maka bila tali pusat masuk (belum lepas), jika diam atau maju( sudah lepas).

Apakah nama metode pengeluaran plasenta yang dilakuakn oleh bidan ? a. Kustner b. Kein c. Strassman d. Ducan e. Schultze

Untuk menjawab pertanyaan 41 – 45 perhatikan contoh kasus di bawah ini!

Ny. A umur 35 th G2 P1 A0 umur kehamilan 29 minggu datang ke BPM dengan keluhan cepat lelah, sesak nafas, dan keluhan tersebut hilang saat istirhat. Pada pemeriksaan fisik di dapatkan palpaitasi dan oedema ditangan dan tungkai. TD 110/80 mmHg, nadi 90 x/m.

41. Kasus Ny. A dapat di katagorikan G2 P1 A0 dengan suspect… a. penyakit jantung kelas 1 b. penyakit jantung kelas 2 c. penyakit jantung kelas 3 d. penyakit jantung koroner e. penyakit jantung akut

42. Risiko yang dapat terjadi pada pertumbuhab dan berkembang janin Ny. A adalah…

a.IUFD b.IUGR c.Fetal distress d.Kelainan congenital e.Prematuritas

43. Usia kehamilan yang merupakan masa berbahaya bagi Ny. A…

a.Kehamilan 30 minggu b.Kehamilan 32 minggu c.Kehamilan 34 minggu d.Kehamilan 36 minggu e.Kehamilan 38 minggu

44. Diet yang di anjurkan untuk Ny. A adalah…

a.Tinggi kalori, tinggi protein, rendah garam b.Tinggi kalori, rendah protein, rendah garam c.Tinggi kalori, rendah garam dan pembatasan masuknya cairan d.Tinggi kalori, tinggi garam dan pembvatasan pemasukkan cairan e.Tinggi protein, rendah garam da pembatasan pemasukan cairan

45. Asuhan kebidanan yang di berikan Ny. A adalah.. a.Rujuk RS b.Rawat jalan c.Control rutin d.Akhiri persalainan e.Istirahat yang cukup

Untuk menjawab pertanyaan 46 – 50 perhatikan contoh kasus di bawah ini!

Ny. f umur 25 th hamil ke 2, datang ke BPM dengan keluhan amenorrhea 3 bulan, ibu f(x)=a_0+∑_(n=1)^∞▒(a_n cosnπx/L+b_n sinnπx/L ) merasa sering mual kadang-kadang muntah. Hasil pemeriksaan tingi fundus uteri 3 jari di bawah pusat, tidak teraba balotmeten, hasil pemeriksaan PPV : darah kecoklataan.

46. Berdasarkan kasus di atas Ny. f suspect… a.kehamilan dengan hiperemesis gravidarum b.Kehamilan dengan abortus imminens c.Kehamilan dengan mola hidatidosa d.Kehamilan ektopik terganggu e.Kehamilan dengan anemia

47. Tujuan utama dari pemeriksaan palpasi abdomen adalah…

a.Menentukan umur kehamilan b.Menentukan tinggi fundus uteri c.Menganalisis taksiran berat janin d.Memastikan bagian-bagian janin e.Membandingan dengan usia kehamilan

48. Komplikasi yang dapat terjadi pada Ny.F adalah… a.Syok b.Sepsis c.Infeksi d.Keganasan e.Kematian ibu

49. Manajemen kebidanan yang dilakukan bidan sesuai dengan kasus Ny. F adalah… a.Refeal b.Primary c.Konsultasi d.Kolaborasi e.Secondary

50. Pemeriksaan penujang yang di butuhkan untuk menegakkan diagnose pada kasus NY. F adalah…

a.Tes kehamilan b.Darah rutin c.Titer HCG d.Urin rutin e.Pemeriksaan TD

51. Seorang perempuan, usia 35 th sudah memiliki 2 orang 2 anak, 3 th dan 1 th, datang ke puskesmas untuk ber KB. Hasil pengkajian pasien belum pernah ber KB. Pada dokumtentasi bidan menggaris bawahi usia pasien.

Apakah alasan bidan menganggap usia peting di perhatikan pada kasus tersebut? a. Usia 35 tahunan batas resiko b. Pasien terlambat ber KB c. Pasien belum pernah ber KB d. Karena pasien sudah memiliki 2 anak e. Untuk penentuan alternative KB yang di pilih

52. Seorang perempuan berusia 26 th datang ke BPM. Ingin menggunakan kontrasepsi jangka panjang AKDR untuk tidak memiliki anak lagi. Hasil pemeriksaan planotes (-) dan sedang haid hari ke 3.

Apakah tindakkan awal di lakukan bidan tersebut? a. Melakukan pemasangan AKDR b. Memberikan inform KB AKDR c. Memberi konseling peralatan AKDR d. Mempersiapkan peralatan AKDR e. Memeberikan inform choice kontrasepsi

53. Bidan datang kerumah seseorang perempuan berusia 35 th. Keluhan 1 bulan postpartum anak ke 4 dan ingin menghentikan kehamilannya dengan menggunakan alat kentrasepsi. Dari hasil pemeriksaa TD 110/80 mmHg, N 70 x/m, RR 6 x/m, perdarahan post partum (-).

Apakah alat kontrasepsi yang sebaiknya di sarankan untuk perempuan tersebut? a. Metode kontrasepsi sederhana tanpa alat b. Kontrasepsi sederhan dengan alat c. Kontrasepsi hormonal d. Kontrasepsi non hormonal e. Kontrasepsi mantap

54. Seorang perempuan umur 29 th datang eke BPM. Keluhan melahirkan 40 hri yang lalu, anak pertama, sedang menyusui dan belum mau melakukan hubungan intim karena takut hamil. Dari pemeriksaan TD 110/70 mmHg, N 89 x/m, RR 24 x/m, S 36,50 C.

apa pil keemasan isi 28 ysng di berikan bidan untuk kasus tersebut? a. 75 norgestrel b. 00 norgestrel c. 200 norgestrel d. 300 norgestrel e. 350 norgestrel

55. Seorang perempuan berusia 28 th datang ke klinik bersalin. Keluhan telah memakai pil kombinasi selama 1 th, sekarang mengalami bercak-bercak perdarahan di luar haid. Dari hasil pemeriksaan TTV normal,muka berjerawat dan BB meningkat 15 kg.

Apakah masalah ganguan haid pada kasus di atas? a. Menoragia b. Metroagia c. Polimenorhea d. Oligomenorhea e. Hipermenorhea

56. Seorang perempuan usia 26 th datang keklinik telah melahirkan 6 bulan lalu, belum Kb, ingin memakai alat kontrasepsi dan sedang menyusui. Hasil pemeriksaaan TD 120/70mmHg, planotest (-) dan masa pemberian ASI ekslusif.

Apakah tindakkan yang paling utama dailakukan bidan pada perempuan tersebut? a. Pemeriksaan fisik pada klien b. Pemberian alat kontrasepsi KB pada klien c. Lakukan konseling KB pada klien d. Memberikan informed choice pada klien e. Memberikan inform consent pada klien

57. Bidan datang ke rumah seoarng perempuan berusia 27 th, telah melahirkan anak ke 5 2 bulan yang lalu. Dengan keluhan ingin menghentikan kehamilannya, sedang menyusui dan ingin memakai KB. Hasil pemeriksaan terdapat varices berat pada tungkai, TD 50/100 mmHg dan pernah terkena penyakit storek.

Apa yang di gunakan untuk klien tersebut dengan metode kontrasepsi maksimal? a. 8 tahun b. 5 tahun c. 3 tahun d. 7 tahun e. 2 tahun

58. Seorang perempuan usia 23 th, menikah 1 bulan yang lalu datang ke klinik bersalin. Dengan keluhan belum ingin memiliki anak, suami bekerja di luar kota dan akan menggunakan KB kondom. Dari hasil anamnesa suami mempunyai riwayat ejakulasi dini .

Apakah efek samping utam pada penggunaan KB tersebut? a. Ekspulsi b. Keputihan c. Reaksi alergi d. Infeksi saluran uretera e. Timbul cairan vagina yang berbau

59. Ny. V usia 42 th, mengalami menstruasi tidak teratur kurang lebih 6 bulan, saat ini setiap menstruasi perdarahan banyak keluar stosel. Datang ke bidan, hasil pemeriksaan fisik TD 120/70 mmHg, N 120 x/m dan cepat. R 29 x/m, pemeriksaan abdomen teraba masa berbenjol-benjol.

Tindakkan sementara dalam mengatasi perdarahan Ny. V yang dapat di berikan adalah.. a. Roboransia b. Uterotonika c. Hormone estrogen d. Suntikan antikoagulan e. Hormone progesterone

60. Seorang ibu usia 27 th mekahirkan anak ke 2 berusia 2 bulan, masih menyusui dan belum mendapatkan haid. Datang ke bidan dengan maksud ingin ber KB yang tidak mengganggu kelancaran ASI, hasil pemeriksaan TTV normal.

apakah konseling kontrasepsi yang tepat di berikan bidan pada kasus tersebut? a. Kontap b. Implant c. Suntikan d. Pil kombinasi e. Mal sampai bayi berusia 6 bulan

61. Seorang wanita usia 30 th datang ke BPM dengan keluhan terlambat haid selama 3 minggu, saat ini merasa mual muntah di pagi hari. Hasil pemeriksaan KU ibu baik TD 110/70 mmHg, N 84 x/m, S 36,5 C.

apakah pemeriksaan penujang yang di lakukan untuk menegakkan diagnose? a. Urine HGG b. Urin aceton c. Urin reduksi d. Urin protein e. Urine glukosa

62. Bidan merujuk pasien beruisa 28 th G1 P0 A0 umur kehamilan 36 minggu ke RS dengan kondisi tidak sadar, menalami kejang-kejang. Hasil pemeriksaam TD 160/110 mmHg N 100 x/m, R 16 x/m, DJJ ireguler, terdapat oedema pada wajah tangan dan kaki.

apakah diagnose yang sesuai dengan kasus di atas ? a. Eklampsia b. Pre eklampsia berat c. Pre eklampsia ringan d. Pre eklmapsia sedang e. Superimpose pre eklamsia

63. Seorang wanita 32 th G2 P1 A0 umur kehamilan 28 minggu, datang ke RSUD dengan keluhan mengeluarkan darah banyak dari jalan lahir, warna merah segar,, tidak di sertai nyeri perut, hasil pemeriksaan KU lemah, pucat, DJJ 155 x/m regular pmeriksaan USG plasenta terletak di segmen bawah rahim.

Apakah diagnosis yang tepat untuk kasus di atas? a. Plasenta akreta b. Plasenta previa c. Solution placenta d. Plasenta inkerta e. Retensio plasenta

64. Seorang bayi bayi berusia 2 bulan di bawa ibu nyake puskesmas untuk di imunisai, hasil pemeriksaaam badan 4500 gram, di lihat pada kartu KMS, bayi baru mendapat imunisai HB0 dan polio 1.

Apa jenis imunisasi yang harus di berikan pada bayi dalam kasus di atas? a. DPT 1 b. BCG c. Campak d. DPT 2 e. HB

65. Seoarang bayi berusia 9 bulan di bawa ibunya ke puskesmas untuk di imunisasi campak, hasil pemeriksaan berat badan 7500 gram, kondisi bayi sehat dan belum pernah menderita campak sebelumnya.

Bagaimanakah cara penyutikan imunisasi tersebut? a. Sub cutan b. Intra vena c. Intra cutan d. Intra muscular e. Peroral

66. Seorang wanita usia 28 th P1 A0 postpartum 12 hari datang ke RS mengeluh payudaranya nyeri dan bengkak. Hasil pemeriksaan terdapat infalmasi dan kemerahan pada payudara di sebelah kiri.

Apakah diagnose pada kasus di atas? a. Bendungan payudara b. Tumor payudara c. Mastitis d. Abses payudara e. Ca. payudara

67. Seorang wanita usia 35 th melahirkan di BPM. Pada 2 jam postpartum bidan melakukan pemeriksaan di dapatkan uterus tidak berkontraksi dan terdapat. Perdarahan dari jalan lahir. TD 90 /70 mmHg, suhu 37 C R18 x/m dan nadi 80 x/m.

Apakah tindakkan segera berdasarkan kasus di atas? a. Manual plasenta b. Eksplosiasi rahim c. Kompresi bimanual interna d. Memebrikan tampon pada vagina e. Merujuk

68. Seorang wanita berusia 35 th P3 A0 postpartum 2 minggu, datang ke BPM dangan keluhan demam menggigil, nyeri bagian perut bawah, lokhia berbau dan mengeluarkan nanah, ahsil pemriksaan TD 100/80 mmHg, nasi 110 x/m , S 38,5 c dan terdapat nyeri tekan uterus.

Apakah diagnose pada kasus di atas? a. Metritis b. Peritonitis c. Abses pelvic d. Mastitis e. Selulitis

69. Seorang bayi berusia 5 hari di bawa ibunya ke puskesmas dengan keluhan malas menyusu dan tidur terus. Hasil pemerikasaan penujang menujukan kadar bilirubin 6 mg/dl.

Apakah diagnose pada kasus diatas? a. Kern ikterus b. Ikterus patologis c. Ikterus fisiologis d. Hepatitis A e. Hepatitis B

70. Bidan bekerja dengan kader mengadakan posyandu bayi dan balita di bawah kerjanya. Dari 20 bayi balita yang berkujung 5 di antaranya berada di bawah garis merah dan terdapat 10 bayi yang belum mendapatkan vaksinasi campak karena ibu bayi kuatir bayinya mengalmi demam tinggi pasca pemberian vaksinasi.

Apakah pendidikan kesehatan yang tepat untuk kasus di atas? a. Kejadian ikutan pasca imunisasi b. Deteksi dini tumbuh kembang c. Lima imunisasi dasar lengkap d. Nutrisi bergizi dan seimbang e. Stimulsai tumbu kembang

71. Seorang ibu hamil 25 th datang ke BPM untuk memeriksakan kehamilannya, belum pernah melahirkan, belum pernah abortus masuk PAP, puki, DJJ :130 x/I, TTV dalam batas normal.

Apakah asuhan kebidanan yang perlu di berikan bidan untuk kasus tersebut? a. Persiapan persalinan b. Memberikan TT ke 2 c. Asupan gizi/ nutrisi obu hamil d. Pendidikan kesehatan tentang gizi seimbang e. Konseling tentang tanda bahaya kehamilan

72. Seorang perempuan umur 38 th datang ke klinik bersalin ipartu sisa dukun, sering BAK. Telah di pimpin mengejan oleh dukun 3 jam.KU lemah, kelemahan, TD 90/60 mmHg, N 100 x/I,S 39,5 c, vt pembukaan 8 cm, kepala di hodge III, DJJ :182 x/i.

apakah komplikasi yang di alami ibu tersebut? a. Sepsis b. Febris c. Fetal distress d. Infeksi intra partum e. Rupture uteri incomplete

73. Pasangan usia subur baru saja menika, datang ke klinik ingin berkonsultasi tentang KB. Hasil pemeriksaan istri sedang haid keadaan umum dalam batas normal.

apakah tindakkan yang di lakukan bidan pada kasus? a. Memberikan alat kontrasepsi b. Menentukan alat kontrasepsi yang akan di lakukan c. Menasehati segera mengiakan kontrasepsi d. Memberikan informasi tentang macam-macam alat kontrasepsi e. Menentukan waktu yang tepat menggunakan alat kontrasepsi

74. Seorang perempuan usia 16 th datang ke BPM, dengan keluhan sesak nafas, terlalu susuah bergerak, merokok dan meminum alcohol, mengaku sebagai PSK. Hasil pemeriksaan RR 10 x/I, TD:100/80 mmHg, TTV lain normal, BB obesitas, Hb 8 gr %.

Apa penyebab faktor kondisi pasien pada kasus tersebut? a. Faktor hormone dan obat terlarang b. Faktor alergi saluran nafas c. Faktor perkembangan d. Faktor perkembangan e. Faktor prilaku

75. Seorang ibu usia 29 th usia keamilan 37 minggu, belum pernah abortus dan melahirkan, datang ke klinik bidan dengan keluhan sering buang air kecil dan merasakan mules tetali akan hilang saat istirahar atau mengurangu aktivitasnya. Hasil pemeriksaan TFU 2 jari di bawah px, presentasi kepala, DJJ:120 x/I, TTV normal.

apakah tanda yang sedang di alami pada kasus di atas? a. Tanda hegar b. Tanda inpartu c. Tanda goodel d. Tanda Chadwick e. Tanda Braxton hiks

76. Seorang perempuan 28 th, G2 P1 A0 datang ke bidan untuk memeriksakan kehamilannya.hasil pengkajian ibu mengeluh ceapt lelah dan lemah, usia kehamilan 32 minggu, konjungtiva tampak pucata, hb 9 gr %. Apakah materi konseling yang paling tepat di berikan pada pasien tersebut? a. Nutrisi ibu hamil b. Pemberian tablet FE c. Istirahat yang cukup d. Antisipasi komplikasi e. Tanda-tanda bahaya kehamilan

77. Seorang perempuan 26 th, hamil pertama umur kehamilan 8 bulan datang ke BPS. Hasil pengkajian ibu mengeluh mudah merasa lelah sering kencing dan minum, TD 120/80 mmHg, RR 20 x/I, suhu tubuh 36 c, nadi 80 x/I, palpasi TFU setinggi 3 jari di bawah PX, 40 cm, punggung kanan, preskep, bagian bawah tidak bisa di goyangkan, DJJ 140 x/i.

Apakah penyakit yang di sertai kehamilan pada kasus di atas? a. Penyakit jantung b. Penyakit jantung grade II c. Penyakit diabetes millutus d. Perubahan fisiologi trisemester III e. Penyakit infeksi saluran kencing

78. Seorang wanita GVI PIII AIIumur 34 th, hamil 29 minggu, datang ke rumah sakit dengan keluhan perdarahan pervaginaan merah kehitaman, nyeri perut menetap, gerakkan janin tidak di rasakan ibu. Hasil pemeriksaan DJJ (-), plapasi di temukan perut teraba keras,

TD 120/80, nadi 80 x/I suhu tubuh 36 c. a. Vasa previa b. Plasenta previa c. Solution plasenta d. Plasenta letak rendah e. Hipertensi dalam kehamilan

79. Seorang ibu membawa anaknya yang berumur 1 th ke BPS. Ibu mengatakan anakanya sering bermain tanah sehingga mengalami gatal hebar di daerah anus sampai vagina, rewel dan tidak bisa tidur. Hasil pemeriksaan bidan terdapat iritasi pada daerah anus anak.

Apakah penyakit yang di derita anak pada kasus tersebut? a. Cacingan b. Alergi susu c. Alergi makanan d. Makan sembarangan e. Kurang perhatian orang tua

80. Seorang wanita usia 36 th G1 P0 A0 hamil 30 minggu datang ke BPM dengan keluhan waktu bangun tidur mengeluarkan darah segar lewat lahir, tidak di sertai nyeri perut hasil pemeriksaan KU lemah, pucat TD 90/60, Hb:8,4 gr%.

apakah diagnose pada kasus tersebut. a. Rupture uteri b. Plasenta previa c. Solutio plasenta d. Abortus imminens e. Abortus incomplete

81. Seorang ibu berusia 31 th bernama Ny. lila, datang keklinik bidan, dengan diantar suaminya. Ibu tersebut datang dengan keluhan 2 bulan tidak datang haid, dan mual muntah setiap paginya sejak 2 hari yang lalu. Ibu tersebut memiliki anak pertama yang berusia 2 tahun dan tidak pernah mengalami keguguran. Pada pemeriksaan yang dilakukan didapatkan hasil. TD 100/70 mmHg, N : 60x/I. P :16 x/I, S:37 c, ball (+), dan dilakukan pemeriksaan planotes hasilnya positif (+).

dari scenario diatas diagnose yangpaling tepat untuk ibu laila adalah.. a. Mual muntah biasa b. Morning sickness c. Molahidatidosa d. Tanda-tanda hamil e. Hamil muda

82. Ibu ani G2 P1 A1 H1 28 th datang ke klinik, di antar oleh adiknya. Ibu ani datang dengan keluhan 2 hari keluar darah merah segar dari kemaluan tanpa di sertai rasa nyeri. Usai kehamilan ibu ani sudah 34 minggu. Dari pemeriksaan yang telah di lakukan, didapatkan hasil USG terlihat ada yang menghambat jalan lahir yang jelas sekali.

Apakah diagnose ibu ani yang paling tepat… a. Abortus b. Kehamilan gamely c. Sirotinus d. Plasenta previa e. plasenta akreta

83. Seorang wanita berusia 28 th G3 P2 A0 H2 datang ke klinik dokter spesialis kandungan diantar oleh suaminya. Ibu datang dengan keluhan sering sakit kepala dan sakit pada ulu hantinya dan bukan sering pusing. Di dapatkan hasil pemeriksaan TD :140/100 mmHg, N :70 x/I, P: 22 x/I, S :37 c.

Pemeriksaan apakah yang paling tepat di lakukan untuk ibu tersebut untuk menegakkan diagnose… a. skintess b. protein urine c. glukosa d. gula darah e. USG

84. Seorang wanita berusia 32 th datang ke klinik bidan di antar oleh suaminya. Ibu tersebut bekerja di salah satu PT swasta. Ibu mengatakan ini kehamilan yang ke 3, dan tidak pernah mengalami keguguran. Ibu tersebut mengatakan ini baru pemeriksaan kehamilan yang ke 2. Dari pemeriksaan bidan di dapatkan hasil TFU 3 jari di bawah processus xypoideus (PX).

Berapakah standar minimal pemeriksaan kehamilan pada ibu tersebut… a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5

85. Ibu fatma berusia 28 th G2 P1 A0 H1 datang ke bidan desa diantar suaminya. Ibu tersebut datang ingin memeriksakan kehamilannya. Pada pemeriksaan palpasi didapatkan hasil TFU pertengan pusat dan PX, dan pada saat pemeriksaan auskultasi tedengar BJJ lebih dari satu.

Pada kasus diatas apakah diagnose yang ada pada kehamilan ibu fatma tersebut… a. Kehamilan normal b. Kehamilan ektopik c. Kehamilan gamely d. Kehamilan berisiko e. Kehamilan molahidatidosa

86. Seorang wanita G5 P4 A0 H4 datang ke BPM dengan keluhan darah banyak tiba-tiba dari kemaluan . hasil pemeriksaan di dapatkan, usia kehamilan ibu 32 minggu. Nadi cepat dan lemah 110 x/I, tekanan darah 70/50 mmHg, pernafasan cepat 35 x/I, kulit terasa lembab dan dingin, ibu dalam keadaan tidak sadar. Apakah penangan awal yang paling tepat pada kasus diatas… a. Rujuk ibu segera mungkin b. Pasang infuse ringer lactate c. Siapkan alat untuk pertolongan persalinan d. Lakukan kateterisasi kandung kemih e. Naikkan kaki untuk menambah jumlah darah ke jantung

87. Seorang wanita G5 P4 A0 H datang ke BPM dengan keluhan sering merasa pusing, cepat lelah, mata berkunang-kunang apalagi ketika bangun dari duduk nafsu makan berkurang. Hasil pemeriksaan TD 90/60 mmHg, N 85 x/I, nafas 25 x/I, conjungtiva terlihat pucat. TFU 3 jari di atas pusat. Hasil pemeriksaan lab HB 9 gr %. Apakah diagnose yang paling tepat pada kasus di atas… a. Ibu hamil dengan anemia ringan b. Ibu hamil dengan anemia sedang c. Ibu hamil dengan anemia berat d. Ibu hamil dengan pre eklamsia ringan e. Ibu hamil dengan pre eklamsia berat

88. Seorang wanita hamil datang ke BPM dengan keluhan keluar darah yang banyak dari kemaluan nya membasahi 1 helai pembalut di sertai dengan gumpalan. Perut ibu terasa mules, dan nyeri. Sudah tidak datang haid 3 bulan yang lalu. Hasil pemeriksaan dalam di temukan sudah ada pembukann, ketuban menonjol. Tes kehamilan positif. Tanda vital dalam batas normal. tinggi fundus melebih usia kehamilan, tidak terasa janin, uterus teraba lunak. Tes kehamilan positif. Hasil pemeriksaan di sertai dengan gelembung-gelembungkecil seperti mata ikan.

Diagnose apakah yang paling tepat untuk kasus di atas.. a. Mollahidatidosa b. Abortus insipient c. Abortus komplit d. Abortus inkomplit e. Missed abortion

89. Seorang wanita datang dengan keluarganya ke BPM. Suami mengatakan istrinya sering mual muntah. Suami mengatakan ini kehamilannya yang pertama, istri terlihat lemah, nafsu makan menurun sejak 2 minggu yang lalu. Hasil pemeriksaan ibu tampak lemas, kesadaran apatis, TD 80/50 mmHg, nadi 102 x/I, suhu 27,9 c, nafas 27 x/I, BB sekarang 47 kg, BB belum hamil 50 kg. mulut kering, nafas berbau aseton, tua kehamilan 10 minggu.

Apakah diagnose yang paling tepat pada kasus di atas? a. Hipermesis gravidarum derajat b. Hiperemsis derajat II c. Hiperemsis derajat III d. Morning sickness e. Grstritis kronis

90. Seorang perempuan G5 P4 A0 H4 datang ke BPM dengan keluhan sering merasa pusing, cepat lelah, mata berkunang-kunang apalagi ketika bangun dari duduk dan nafsu makan berkurang. Hasil pemriksaan TD 90/60 mmHg, nadi 85 x/I, nafas 25 x/I, conjungtiva terlihat pucat. TFU 3 jari di atas pusat. Hasil lab Hb 9 gr %.

Apakah penatalaksanaan yang paling tepat pada kasus diatas… a. Memberikan ibu tablet Fe dengan dosis 1×1 b. Menganjurkan ibu agar lebih sering melakukan ANC c. Menganjurkan ibu agar mengkomsumsi tomat d. Menganjurkan ibu untuk menguarangi aktifitasnya e. Memberikan penyuluhan kepada ibu tentang gizi yang baik

91. Ny. T seorang ibu rumah tangga, datang ke poli kandungan dengan keluhan ada bengkak di daerah kemaluan bagian bawah, ada leukore, panas dan nyeri waktu kencing, dari hasil anamnesa, suami bekerja sebagai driver bus antar provinsi dan pulangnya 1 minggu sekali.

Sesuai data kasus diatas Ny. T menderita penyakit… a. Vulvitis b. Vaginitis c. Cervixitis d. Bartholinitis e. Endometriosis

92. Nn, S umur 19 thn datang ke tempat bidan untuk di periksa. KU pucat dan perut membesar dengan TFU 3 jari di bawah pusat serta teraba lunak dengan balotemen nagatif.hasil anamnesa nn S belum pernah menstruasai, setiap bulan merasakan nyeri siklik ± 5 hari.

Perut Nn. S membesar di sebabkan… a. Adanya cairan dirongga perut b. Terutumpuknya darah di uterus c. Adanya tumor jinak d. Adanya tumor jinak otot e. Tertumpuknya darah di tuba falopi

93. Ny. K umur 40 th P6A1 datang ke tempat bidan untuk periksa karena perdarahan. KU pucat, t :90/60 mmHg, N :88 x/m, S:37,6 C, R :18 x/m, Hb 7 gram hasil anamnesa Ny. K mengalami perdarahan bila melakukan hubungan seksuak. Untuk menegakkan diagnosis maka Ny. K perlku di lakukan pemeriksaan.. a. Tes DNA HPV b. Darah c. Urine d. VDRL e. ELISA

94. Nn. A umur 35 th datang ke BPS ingin periksa payudara sebelah kiri terdapat benjolan yang semakin lama semakin membesar, sulit digerakkan, terasa sakit.

Berdasarkan data di atas, kemungkinan Nn. A menderita… a. Piget disease b. Kanker payudara c. Fibro adeno mammae d. Kista sarcoma filodes e. Engorgement

95. Ny.m umur 40 th mempunyai 2 anak, datang ke praktek bidan, dalam 1 tahun terakhir ini mengalami menstruasi tidak teratur, sering mengalami panas di muka, kemerahan, demam, hasil anamnesa Ny. M mengalami menstrusai pertama pada usia 9 th.

Sesuai dengan data di atas kemungkinan Ny. M mengalami… a. Fase menopause b. Fase pra menopause c. Fase perimenopause d. Fase pasca menopause e. Fase senium

96. Ny. n umur 21 th datang ke BPS, dengan keluahan pada payudara sebelah kanan teraba benjolan, mudah di gerakkan, tidak berubah-ubah besarnya dan tidak nyeri.

Deteksi dini yang dapat dilakukan pada Ny. N adalah… a. Mammografi b. SADARI c. IVA test d. Papanicolou smear e. USG

97. Ny. I umur 30 th dengan riwayat abortus 3 kali. Sekarang mengalami perdarahan yang tidak kunjung berhenti sejak mulai haid sampai sekarang. Perdarahan telah terjadi selama 12 hari dengan sifat darah banyak, di sertai nyeri pada perut yang terus-menerus. Ia sekarang merasa sering pusing dan mudah berkunang-kunang. Dari pemeriksaan VT di jumpai adanya masa uterus. Padat dan berbenjol-benjol. Berdasarakan hasil pemeriksaan,

Dugaan diagnose Ny. I adalah… a. Myoma uteri b. Molla hidatidosa c. Abortus habitualis d. Torsi myoma uteri e. Korio karsioma

98. Ny. T umur 47 th mengeluh sejak 1 th ini mengalami menstruasi yang tidak teratur, kadang-kadang 3 bulan tidak menstruasi, kadang menstruasi sangat banyak. Ahkir-akhir ini sering merasa cemas, dada berdebar-debar, sulit tidur dan mudah tersinggung. Setelah di lakukan pemeriksaan di jumpai hasil TD 130/80 mmHg, N 88 x/m, BB 76 kg. mudah tersinggung, dan rasa cemas.

Sulit tidur yang dialami Ny. T merupakan… a. Reaksi seksorik b. Reaksi neurosis c. Reaksi hiperaktif d. Reaksi vasomotoris e. Reaksi emosinal

99. Ny. V umur 42 th mengalami menstruasi tidak teratur kurang lebih 6 bulan, saat ini setiap menstruasi perdarahan banyak dan keluar stosel. Datang ke bidan, hasil pemeriksaan fisik TD 120/70 mmHg, N 120 x/m dan cepat, R 29 x/m, pemeriksaan abdomen teraba masa berbenjol-benjol.

Sesuai data kemungkinan Ny. V mengalami suspect.. a. Myoma uteri b. Endometriosis c. Cystoma ovarii d. Servixitis uteri

100. Ny. R umur 38 th, BB 75 kg, TB 150 cm, datang ke bidan dengan keluhan rasa panas dan nyeri saat kencing, leukorea yang di sertai rasa gatal, hingga menjadi iritasi. Ia merasa terganggu saat coitus. Hasil pemeriksaan tampak intoitus vagina berwarna merah, bengkak dan tertutup secret.

Pemeriksaan utama pada kasus di atas adalah… a. Obstetric b. Ginekologi c. Antropometri d. Tanda-tanda vital e. Pemeriksaan fisik

Perhatikan Contoh Kasus di bawah ini untuk menjawab soal nomor 101-202 !

Bayi Ny. R lahir di rumah sakit, spontan 1 jam yang lalu, aktif, BB 2.420 gram, PB : 45 cm, RR : 40 x/m, suhu 36,5 C dengan umur kehamilan saat lahir 36 minggu. Dari hasil pemeriksaan tidak ada di temukan kelainan.

101. Dilihat dari umur kehamilan dan berat badan lahir bayi Ny. R termasuk dalam katagori..

a. Matur

b. Premature c. Dismatur d. Serotinus e. Postmatur

102. Asuhan yang harus di berikan pada bayi NY. R adalah..

a. Di mandikan b. Pemberian oksigen c. Pemberian antibiotic d. Di rawat dalam incubator e. Rawat ganbung dengan ibunya

Perhatikan Contoh Kasus di bawah ini untuk menjawab soal nomor 103-105 !

Bayi Ny. S sudah mendapat imunisasi BCG 7 hari yang lalu, saat ini timbul indurasi dan kemerahan pada tempat penyutikan.

103. Masalah yang terjadi pada bayi Ny. S di sebabkan oleh…

a. Alergi terhadap vaksin b. Penyutikan terlalu dalam c. Dosis vaksin terlalu banyak d. Bayi tidak boleh di mandikan e. Tempat penyutikan tidak boleh basah

104. Tujuan pemberian imunisasi pada bayinya Ny. S adalah..

a. Mencegah penyakit infeksi saluran pernafasan b. Membuat kekebalan aktif terhadap penyakit TBC c. Memberi kekebalan aktif tehadap diftrei d. Memberi kekebalan terhadap penyakit campak e. Membuat kekebalan aktif terhadap penyakit tetanus

105. Setelah 12 minggu pasca pemberian imunisasi tidak di dapatkan scar, tindakkan yang di lakukan adalah…

a. BCG test b. Mantoux test c. Rontagen test d. Spuntum test e. Kadar darah test

Perhatikan Contoh Kasus di bawah ini untuk menjawab soal nomor 106-108 !

Ny. A baru saja melahirkan normal, spontan jam 05.00 WIB, bayi menangis kuat, warna kulit merah, dan gerak aktif.

106. Penatalaksanaan yang dilakukan segera tehadap bayi Ny. A adalah… a. Memandikan b. Mengisap lendir c. Memotong tali pusat d. Inisiasi menyusui dini e. Mengeringkan kepada dan badan

107. Pada bayi Ny. A setelah sepotong tali pusat, di ikat kemudian di letakkan diatas dada ibu untuk..

a. Di bersihkan vernis b. Memandikan bayi c. Mengeringkan bayi d. Menghangatkan bayi e. Inisiasi menyusuo dini

108. Pada jam 0.6.00 WIB bayi Ny. A di berikan injeksi..

a. Vit C b. Vit K c. Vit K1 d. Vit K2 e. Vit K3

Perhatikan Contoh Kasus di bawah ini untuk menjawab soal nomor 109-110 !

Ny. m melahirkan bayi pada umur kehamilan 34 minggu dengan data-data bayi sebagai berikut BB: 2300 gram, PB :44 cm, LK : 31 cm, terdapat banyak lanugo di dahi, pelipis, telinga, den lengan sedangkan rambut dikepala tipis dan halus, lemak subkutis sedikit reflex, menghisap, dam reflex menelan lemah.

109. Bayi Ny. M di sebut dalam katagori..

a. Aterm b. Dismatur aterm c. Dismatur preterm d. Dismatur pasterm e. Prematuritas murni

110. Bayi Ny. M harus mendapatkan perawatan intensif karena mudah terjadi asidosis dan alkalosis di karenakan..

a. Morro reflex (-) b. Fungsi ginjal belum sempurna c. Tidak mampu mengatur tempratur d. Kelenjar keringat kurang berkembang e. Daya tahan tubuh terhadap infeksi berkurang

Perhatikan Contoh Kasus di bawah ini untuk menjawab soal nomor 111-112 !

Bayi A lahir spontan 1 jam yang lalu,aktif, BB 2500 gram, PB 49 cm, RR 40 x/m, dengan usia kehamilan saat lahir 37 minggu. Dari hasil pemeriksaan tidak di temukan kelainan.

111. Dari usia kehamilan dan berat badan lahir bayi A termasuk dalam katagori..

a. Matur b. Dismatus c. Premature d. Postmatur e. Serotinus

112. Supaya Ny.A dapat melalui proses adaptasi dengan lacar, maka dilakukan…

a. Pemberian PASI b. Pemberian cairan NaCl c. Pemberian larutan gula d. Pemberian ASI segera mungkin e. Pemberian infuse dexstrose

Perhatikan Contoh Kasus di bawah ini untuk menjawab soal nomor 113-114 !

Ny. A baru saja melahirkan, bayi menangis kuat, warna kulit merah, gerak aktif, BBL 3000 gram.

113. Penatalaksanaan yang dilakukan segera terhadap bayi Ny. A adalah..

a. Memandikan b.Mengeringkan c. Menghisap lender d. Memotong tali pusat e. Inisiasi menyusui dini

114. Baby Ny. A boleh di mandikan minimal..

a. Setelah 2 jam b. Setelah 4 jam c. Setelah 6 jam d. Setelah 8 jam e. Setelah 14 jam

Perhatikan Contoh Kasus di bawah ini untuk menjawab soal nomor 115-116 !

Bayi A sudah mendapatkan imunisasi BCG 2 hari yang lalu. Saat ini timbul bengkak dan merah pada tempat penyutikan.

115. Masalah yang terjadi pada bayi A adalah…

a. Alaergi terhadap vaksin b. Penyutikan terlalu dalam c. Dosis vaksin terlalu banyak d. Reaksi normal imunisasi BCG e. Bayi tidak tahan dengan vaksin BCG

116. Dosis imunisasi yang berikan untuk bayi A adalah..

a. 0,1 ml b. 0,5 ml c. 0,01 ml d. 0,02 ml e. 0,05 ml

Perhatikan Contoh Kasus di bawah ini untuk menjawab soal nomor 117-118 !

Bayi A baru lahir 15 menit yang lalu, dengan DJJ 50 x/m, tonus otot sedikit, warna kulit kebiruan, suhu 36 C, RR tidak teratur.

117. Nilai APGAR pada bayi A adalah..

a. 5 b.6 c.7 d. 8 e. 9

118. Bayi A mengalami..

a. RDS b. Apneu c. Asfiksia d. Gagal nafas

Perhatikan Contoh Kasus di bawah ini untuk menjawab soal nomor 119-120 !

Anak A umur 4 bulan, ibunya ingin mengetahui keadaan tumbuh kembang anaknya. Anak lahir spontan, jenis kelamin perempuan, BB 3 kg, panjang 50 cm, ibu juga belum mengetahui bagaimana cara melakukan stimulasi perkembangan

119. Memotivasi perkembangan anak A melalui stimulasi yang tepat adalah..

a. Obstretri b. Gynecology c. Antropometri d. Suhu tubuh e. Tanda vital

120. Perkembangan bahasa anak A adalah..

a. Menirukan bunyi b. Mengucap mama papa c. Mencari sumber suara d. Mendengarkan suara e. Menggerakkan kepala

Jawaban : 1.C, 2.D, 3.B, 4.C, 5.D, 6.C, 7.A, 8.B, 9.C, 10.C

121. Seorang wanita usia 42 th usia kehamilan 24 minggu, datang ke BPM dengan keluhan nyeri perut, sektret vagina cair dan berba, demam tinggi, hasil pemeriksaan TD :120/80 mmHg, N : 97 x/m, RR : 24 x/m, S :24 x/m, S : 38,5 c, DDJ 165 x/m,

Terdapat cairan ketuban diagnose pada kasus di atas?

a. Servisitis b. Peritonitis c. Vaginitis d. Amnionitis

122. Seorang perempuan usia 35 th kehamilan 19 minggu, datang ke BPM dengan keluhan kram perut bagian bawah, perdarahan bercak dari kemaluannya hasil, pemeriksaan TD :120/80 mmHg, N : 97 x/m, RR : 24 x/m, S: 24 c PD :servik tutup.

Apakah diagnose pada kasus di atas?

a. Abortus komplit b. Abortus insipiens c. Obortus imminnens d. Abortus inkomplit e. Abortus mola

123. Seorang perempuan usia 40 th, postpartum 3 minggu melahirkan datang ke BPM mengeluh nyeri pada tungkai dari hasil pemeriksaan di peroleh S 39 c, human sign (+).

Apakah diagnose pada kasus di atas?

a. Infeksi nifas b. Parametritis c. Tromboflebitis d. Peritonitis e. Endometritis

124. Seorang ibu usia 29 th kehamilan 37 minggu, belum pernah abortus dan melahirkan , datang ke klinik bidan dengan keluhan sering buang air kecil dan merasakan mulas tetapi akan hilang saat istirahat dan mengurangi aktivitasnya. Hasil pemeriksaan TFU 2 jari di bawah px, presentasi kepala, DJJ:120 x/I, TTV normal.

Apakah tanda yang sedang di alami pada kasus di atas?

a. Tanda hegar b. Tanda inpartu c. Tanda goodell d. Tanda Chadwick e. Tanda Braxton hiks

125. Seorang bayi berusia 5 hari di bawa ke puskema dengan keluhan malas menyusu dan tidur terus. Hasil pemeriksaan kulit bayi kuning di daerah wajah, vital sign dalam batas normal dan pemeriksaan penujang menujukan kadar bilirubin 6 mg/dl.

Apakah dianosa pada kasus di atas?

a. Kern ikterus b. Ikterus patologis c. Ikterus fisilogis d. Hepatitis A e. Hepatitis B

126. Seorang wanita usia 27 th datang ke rumah bersalin, mengeluh penglihatan kabir sejak tasi malam, 1 minggu yang lalu hanya pusing dan bengkak saja, belum memeriksaan diri, usia kehamilan 39 minggu. Hasil pemeriksaan : tekanan darah 160/110 mmHg, protein urin ++.

Apakah assesmen diagnose saudara sesuai hasil pemeriksaan terhadap kasus di atas?

a. PER b. PEB c. Eklamsi d. Hipertensi esensial e. Hipertensi kronik

127. Seorang wanita usia 30 th 2 minggu postpartum. Saat kunjungan ke rumahnya ibu mengeluh demam selama 2 hari ini. Payudara teraba panas, tegang dan nyeri. Ibu tidak berani untuk menyusui.hasil pemeriksaan di dapatkan keadaan umum ibu lemah dan tampak kesakitan, suhu 38,5 c, payudara merah , tegang dan bengkak. Fundus uteri tidak teraba, pengeluaran lochea alba.

Apakah diagnose pada kasus di atas?

a. Bendungan ASI b. Peradangan c. Fisiologis d. Mastitis e. Infeksi

128. Seorang wanita usia 30 tahun G4 P2 A1 usia kehamilan 32 minggu datang kjke BPM dengan keluhan perdarahan banyak dari jalan lahir sejak 1 jam yang lalu, dan perut terasa mules. Dari hasil pemeriksaan di dapatkan TTV dalam batas normal, TFU 32 cm, teraba kepala belum masuk pintu atas panggul, DJJ 134 x/m, perdarahan yang keluar terlihat berwarna merah kehitaman.

Apakah diagnose pada kasus di atas?

a. Rupture uteri b. Plasenta previa c. Solution plasenta d. Mola hidatidosa e. Insersi velamentosa

129. Seorang wanita usia 31 th. Datang di BPM, hamil aterm anak ke 2, mengeluh ingin BAB, keluar lendir darah dari jalan lahir bertambah banyak. Hasil pemriksaan TTV dalam batas normal. TFU 38 cm, bagian terendah janin kepala, penurunan 1/5, DJJ 142 x/m, hasil VT : portio tidak teraba, ketuban (-), H III (+), penujuk UUK pada pukul 1.Hb 10 gr %.

Apa tindakan pada kasus tersebut

a. Memimpin kala II b. Ibu di perbolehkan duduk c. Menganjurkan ibu miring ke kiri d. Memposisikan ibu dorsal rekumben e. Mengajarkan teknik meneran efektif

130. Pada saat kunjungan rumah hari ke 3 ibu mengeluh ASI baru keluar sedikit dan putting terasa nyeri ketika menyusui. Ibu menjadi takut untuk menyusui bayinya. Hasil pemeriksaan tanda-tanda vital dalam batas normal, putting susu ibu tampak lecet kemerahan.

Apa yang harus bidan lakukan pada kasus ini?

a. Merujuk ibu untuk pengobatan b. Menganjurkan ibu tetap menyusui bayinya c. menganjurkan ibu membersihkan putting dengan air hangat d. Menganjurkan ibu istirahat menyusui sampai puttingnya sembuh e. Menganjurkan ibu menggunakan susu formula untuk sementara



Perhatikan Contoh Kasus di bawah ini untuk menjawab soal nomor 131-135 !

Ny. R umur 38 th, BB 75 kg, TB 150 cm, datang ke bidan dengan keluhan rasa panas dan nyeri saat kencing, leukorea yang di sertai rasa gatal, hingga menjadi iritasi. Ia merasa terganggu saat coitus. Hasil pemeriksaan tampak intoitus vagina berwarna merah, bengkak dan tertutup secret.

131. Pemeriksaan utama pada kasus diatas adalah..

a. Abstetri b. Ginekologi c. Antropometri d. Tanda-tanda vital e. Pmeriksaan fisik

132. Data pemeriksaan kasus di atas Ny. R mengalami..

a. Vultitis b. Vaginitis c. Servisitis d. Parametritis e. Vulvo vaginitis

133. Tindakkan kebidanan yang tidak boleh di lakukan bidan terhadap Ny. R adalah..

a. Memberikan antibiotika b. Memberikan antipirentika c. Kolaborasi dengan dokter d. Memberikan anlgetik

134. Sesuai kasus diatas, yang tidak termasuk anjuran bidan bidan adalah..

a. Bilas vagina b. Vulva hygiene c. Personal hygiene d. Tidak menggunakan celana dalam yang ketat e. Informed choice

135. Waktu yang tepat untuk plaksanaan tindakkan kontrasepsi mantap sesuai pilihan pasangan tersebut adalah..

a. saat haid b. hari ke 5 haid c. hari ke 6 haid d. setelah haid selesai e. kapanpun

Perhatikan Contoh Kasus di bawah ini untuk menjawab soal nomor 136-140 !

Ny. N berusia 45 th sudah mempunyai anak 6 datang kebidan dan mengatakan ingin ber KB, tetapi di larang oleh suaminya. Mens masih teratur ia ingin punya anak lagi karena menurutnya banyak anak banyak rezeki. Dalam pemeriksaan TD 130/80 mmHg, nadi 88 x/m, S 37 c.

136. Sikap bidan dalam menghadapi Ny. N…

a. dipaksa untuk berKB b. membiarkan ibu memilih c. mendukung keputusan ibu d. memberikan konseling resiko kahamilan e. memberikan masukan untuk komunikasi dengan suami

137. Metode kontrasepsi yang di sarankan sesuai dengan kondisi Ny. N adalah..

a. oral pil

b. KB suntik c. Pantang berkala d. Konrasepsi mantap e. AKDR

138. Informasi tentang kontrasepsi yang sesuai dengan Ny. N harus mempunyai syarat mutlak yaitu…

a. Sukarela b. Paksaan c. Himbauan d. Pendapat e. Anjuran bidan

139. Suami Ny. N ternyata setuju dengan saran dari ibu bidan untuk tidak hamil kembali, untuk menghindari tuntutan hokum harus dilakukan…

a. Catatan b. Laporan c. Rujukan d. Informed consent e. Tidak berganti pasangan

140. Berkaitan dengan kondisi Ny. R perlu di kaji adanya..

a. Riwayat DM pada keluarga b. Riwayat hubungan seks bebas c. Riwayat penyakit menular seks d. Riwayat penyakit infeksi saluran kemih

e. Riwayat penyakit dalam

141. Seorang wanita di larikan ke rumah sakit pada tanggal 21 okt 2012 karena jatuh di tangga dan langsung terjadi perdarahan pervaginaan. Wanita tersebut mengatakkan sudah terlambat hadi dari 2 bulan yang lalu. Keluar gumpalan-gumpalan jaringan dari vagina. Di VT servik terbuka, masih terdapat jaringan di dalam.

Diagnose apa yang bisa di dapat dari kasus tersebut?

a. Abortus provokatus b. Abortus inkompletus c. Abortus insipens d. Abortus iminens e. Abortus kompletus

142. Seorang wanita hamil datang ke klinik bidan karena khawtir akan kehamilannya yang besar namus usia kehamilannya baru 20 minggu. Merasakan sesak. Mual muntah dan perut nya tegang. Tinggi fundus uteri tidak sesuai dengan tua kehamilan. Terjadi kelainan letak anak. Ketika diaukultasi oleh bidan DJJ nya sukar di dengar karena abdomen ibu yang sudah besar.

Diagnosa apa yang mungkin pada kasus tersebut..

a. Kelainan bawaan b. Oligo hidramion c. Obesitas d. Molahhidatidosa e. Polihidramion

143. Seorang ibu hamil yang hamil mengalami kehamilan lewat bulan, sudah 42 minggu namun belum tanda ingin bersalin. Pada jam 20.00 wib ia tidak merasakan pergerakkan lagi pada janinnya. DJJ negative. Ibu hamil tersebut ekonominya masih rendah, selama kehamilan ibu hamil tersebut kurang memperhatikan asupan nutrisinya.

Apa yang terjadi pada janin ibu tersebut..

a. Ibu hamil dengan postpartum b. KJDK c. Aspiksin janin d. Sianosis e. Gawat janin

144. Ny. D, usia 26 thun datang ke bidan G mengatakan bahwa dia sedang hamil ke 2. Usia kehamilan 9 bulan kontraksi sejak 3 jam yang lalu, lender darah belum keluar. Hasil pemeriksaan di dapat kontrkasi dalam 10 menit, lamanya 40 detik, penurunan kepala 3/5, DJJ 142 x/m, TD 120/80 mmHg, S : 36 c, nadi 88 x/m, R : 20 x/m, pemb serviks 5.

Pada kasus di atas masuk fase:

a. Dilaktasi maksimum b. Aktif akselarasi c. Aktif deselarasi d. Aktif dilaktasi maksimal e. Laten

145. Ny. d umur 23 th telah melahirkan 15 menit yang lalu bayi lahir sponta BB 3000 grm panjang bayi 50 cm jenis kelamin perempuan hasil pemeriksaan TTV dalam batas normal kontraksi uterus baik TFU 2 jari di bawah pusat plasenta lahir lengkap. Ny d mengeluh perutnya mules dan mengeluarkan darah stosel kurang lebih dari 50 cca ia merasa cemas.

Diagnose yang dapat ditegakkan dari kasus diatas adalah persalinan…

a. Kala I b. Kala II c. Kala II d. Kala IV e. Fase aktif

Perhatikan Contoh Kasus di bawah ini untuk menjawab soal nomor 146-150 !

Seorang ibu berumur 28 G2 PI A0 hamil 36 minggu datang ke BPS di antar oleh keluaraganya. Dengan kondisi tidak sadar. Saat di rumah mengalami kejang-kejang. Hasil pemeriksaan di lakukan oleh bidan di dapatkan TD 160/110 mmHh. N 100 x/m, R 16 x/m,DJJ irregular, TFU 3 jari di bawah PX, presentasi kepala, punggung kanan, dan oedema pada wajah, tangan dan kaki.

146. Diagnose yang sesuai pada ibu tersebut adalah…

a. Eklampsia b. Pre eklampsia berat c. Pre eklampsia ringan d. Pre eklampsia sedang e. Hipertensi

147. Untuk menujang diagnosis pada kasus diatas perlu di lakukan pemeriksaan adalah..

a. Hb darah b. Darah rutin c. Protein urine d. Urine reduksi e. Glukosa urine

148. Komplikasi yang dapat terjadi pada janin ibu adalah..

a. IUFD b. BBLR c. Sianosis d. Hipoksia intra uterin e. IUGR

149. Penatalaksanaan yang tepat pada kasus di atas adalah..

a. Rujuk ke RS b. Memberikan MgSO4 dan kemudian rujuk ke RS c. Memeberikan di azepam dan kemudian rujuk ke RS d. Memberikan MgSO4 dan diazepam dan kemudian rujuk ke RS e. Menganjurkan untuk mengurangi mengkomsumsi garam dan banyak istirahat

150. Dalam masa inpartu ibu harus melahirkan bayinya selambatnya dalam waktu adalah…

a. 5 jam b. ½ jam c. 9 jam d. 12 jam e. 10 jam

Perhatikan Contoh Kasus di bawah ini untuk menjawab soal nomor 151-155 !

Ny. I, 30 th dengan riwayat abortus 3 kali. Sekarang mengalami perdarahan yang tidak kunjung henti sejak mulai haid sampai sekarang. Perdarahan telah terjadi selama 12 hari dengan sifat darah banyak, disertai nyeri pada perut yang terus menerus. Ia sekarang merasa pusing dan mudah berkunang-kunang. Dari pemeriksaan VT di jumpai adanya masa uterus, padat dan berbenjol-benjol.

151. Berdasarkan hasil pemeriksaan, dugaan diagnose Ny. I adalah..

a. Myoma uteri b. Molla hidatidosa c. Abortus habitualis d. Torsi myoma uteri e. Korio karsinoma

152. Asuhan kebidanan untuk Ny.I adalah.. a. Memasang tampon b. Melakukan dalam digital c. KIE untuk ke RS d. Memberi terapi hormonal e. Bedrest

153. Keguguran 3 kali berturut-turut yang di alami Ny. I di sebabkan.. a. Gangguan pertumbuhan hasil konsepsi karena virus b. Menurutnya kesuburan uterus karena adanya sarang myoma c. Gangguan pertumbuhan hasil konsepsi karena molla hidatidosa d. Gangguan pertumbuhan hasil konsepsi karena kelainan bentuk uterus e. Adanya virus toxoplasma

154. Untuk memastikan diagnose kasus di atas, perlu pemeriksaan..

a. Hb b. USG c. Biopsy d. Pap smear e. IVA test



155. Tindakkan medis yang tepat untuk Ny. I adalah..

a. Colostomy b. Curetase c. Miomektomi d. Salpingektomi e. Biopsy

Perhatikan Contoh Kasus di bawah ini untuk menjawab soal nomor 156-160 !

Gadis A usia 20 th akan menikah tanggal 15 sept 2010. Namun dia bersama calon suaminya menginginkan selama 3 th perkawinan belum ingin punya anak. Pasangan tersebut tidak tahu harus memilih alakon apa. Sekarang tanggal 13 sept 2010 hari pertama haid. A dan calon suaminya datang ketempat praktek saudara untuk konseling pra nikah.

156. A di sarankan untuk tidak memakai alakon..

a. Pil b. suntik 3 bulan c. spermisid d. kondom e. senggama terputus

157. pilih alat kontrasepsi A dan pasangan adalah yang bersifat..

a. efektif permanen b. sederhana c. reversible d. alami e. jangka panjang

158. Gadis A dan calon suaminya memilih kontrasepsi yang non hormonal dan jangka panjang. Salah satu efek samping alakon tersebut adalah..

a. hipermonorea b. sakit waktu haid c. sakit waktu coitus d. siklus haid teratur e. pusing

159. waktu pemasangan alat kontrasepsi AKDR yang tepat untuk gadis A adalah..

a. 18 sept 2010 b. 13 sept 2010 c. 15 Sept 2010 d. 2 minggu setelah mens e. 1 minggu setelah pasang

160. Waktu yang tepat bagi pasangan tersebut melakukan senggama setelah AKDR terapasang adalah..

a. 24 jam setelah pemasangan

b. Begitu mens selesai c. 1 minggu setelah pemasangan d. 2 minggu setelah pemasangan e. Haid selanjutnya

161. Seorang wanita berusia 25 th datang ke BPM dengan keluhan kram pada perut bagian bawah, terjadi perdarahan pervaginaan sejak 3 hari yang lalu, pusing dan penglihatan berkunang-kunang, adanya mual muntah yang berlebihan sehingga terjadi gangguan pemenuhan cairan dan nutrisi. Ibu mengatakan ini kehamilannya yang ke 2. Haid terakhir pada tunggal lebih kurang 2 bulan yang lalu. Dati hasil pemeriksaan di temukan TD 130/80 mmHg, nadi dan pernafasan dalam batas normal. uterus teraba lunak, TFU 3 jari di atas symphisis, DJJ negative, terliahat adanya pengeluaran darah berwarna kehitaman dan jaringan seperti seperti buah anggur.

Apakah diagnose tepat untuk kasus diatas?

a. Kehamilan ektopik terganggu b. Molahhidatidosa c. Mioma uteri d. Kista ovarium e. Kehamilan ektopik

162. Ny. E G2 P! A0 hamil 8 bulan datang ke bidan diantar oleh keluarga dengan tidak sadar saat di rumah Ny. E mengalami kenjang-kenjang. Hasil pemeriksaan yang di lakukan oleh bidan di dapati palpasi TFU pertengahan pusat dan px, presentasi kepala, panggung kanan, DJJ (+) 120 x/m dan hasil pemeriksaan fisik TD 130 70 mmHg. Nadi 80 x/m, RR 20 x/m,

Apakah komplikasi yang dapat terjadi pada Ny. E?

a. Prematuritas b. Ablasio retina c. Infeksi d. Gagal ginjal e. Hipertensi

163. Ny. L umur 36 G5 P4 A0 hamil 3 bulan datang ke BPS di antar oleh suaminya dengan keluhan perdarahan bercak dari jalan lahir sejak 2 jam yang lalu perut bagian bawah kram, PP test positif dan hasil pemeriksaan fisik di dapatkan TD 100/70 mmHg, nadi 80 x/m, suhu 36 C.

Bagaimanakah bidan menangani kasus Ny. L tersebut?

a. Melakukan rujukan b. Aspirasi vakum manual c. Infuse dan menganjurkan tirah baring d. Hanya berikan terapi oral saja e. Kuretasi

164. Ny. D 29 th G3 P2 A0 datang ke BPS dengan suaminya pukul 03.30 WIB telah melahirkan anak ke 3 secara spontan. Hasil pemriksaan fisik normal TD 110/70 mmHg, nadi 80 x/m, pernafasan 20 x/m dan suhu 37 c, telah di berikan suntikkan yang ke 2 10 UI per IM pada pukul 03.45 WIB kemudian di coba melakukan peneganggan tali pusat terkendali, di dapatkan bawah plasenta masih belum lepas.

Apakah tindakkan yang harus di lakukan pada Ny. D tersebut?

a. Penjahitan robekkan b. Manual plasenta c. Reposisi uteri d. Masase e. Kuretasi

165. Ny. A umur 23 th G1 P0 A0 hamil 39 minggu datang ke bidan bersama suaminya mengeluh kenceng-kenceng, perut terasa sering mulas di sertai nyeri yang sang sangat hebat, keluar keringat dingin, dan gelisah. Setelah di lakukan pemeriksaan oleh bidan di dapatkan hasil perut teraba keras, denyut nadi pernafasan meningkat, hasil VT : TBJ 4900 gram, panggul sempit, dengan hasil pemeriksaan fisik yang di lakukan TD 110/70 mmHg, nadi 82 x/m, RR 21 x/m, suhu 37 C.

Apakah yang memicu keadaan tersebut terjadi ?

a. Kehamilan ganda b. Memiliki masalah lapisan rahim c. Memiliki sel telur yang melekat sangat rendah di dalam rahim d. Incoodinate uteri action e. Makrosemia

166. Nn. K18 th umur datang ke BPS dengan ibunya untuk periksa. KU pucat dan perut membesar dengan TFU 3 jari di bawah pusat serta teraba lunak dengan ballottement negative. Hasil anamnesa Nn. K belum pernah menstruasi, setiap bulan merasa nyeri siklik kurang lebih 5 hari dari hasil pemeriksaan fisik TD 110/7 mmHg, Hb 9 gr/dl. Nadi 80 x/m, RR 20 x/m.

Bagaimanakah tindakkan tenaga medis untuk mengatasi kasus Nn. K diatas?

a. Hymenektomi b. Eksterpasi hymen c. Insisis hymen d. Radiasi hymen e. Berikan hymen

167. Ny. C umur 48 th datang ke klinik dengan keluhan menstruasi sudah tidak teratur lagi, mudah berdebar-debar dan ia merasa malas berhubungan seksual dengan suaminya

Keluhan yang di alami oleh Ny. C saat berhubungan seksual?

a. Anorgasmia b. Disparunia c. Frigiditas d. Vaginismus e. Salpingitis

168. Ny. R 18 th datang dengan ibunya sudah beberapa kali haid dengan jumlah darah sangat banyak, darah keluar di sertai dengan bekuan darah dan jadwal haid teratur seperti biasa-biasanya. Akhir-akhirnya ini setiap menstruasi di sertai dengan perasaan sakit yang hebat, padahal sebelumnya tidak pernah seperti itu kalau sedang menstruasi.

Apakah diagnose sementara pada kasus di atas?

a. Polip endometrium b. Endometriosis c. Mioma uteri d. Disfungsi uterus bleeding e. Salpingitis

169. Ny. R umur 40 th dengan suaminya datang ke BPS Amelia, telah menikah 3 tahun belum mempunyai anak. Tidak menggunakan alat kontrasepsi, hubungan senggama tidak masalah, mereka berkeinginan untuk segera di karunia anak. Setelah di lakukan pemeriksaan medis ternyata Ny. R terdapat sumbatan pada tuba fallopi.

Apakah kemungkinan penyebab utama pada kasus di atas?

a. Endometriosis b. Hiperprolaktinemia c. Salphingitis d. Polycystic ovary syndrome e. Endrometriosis

170. Ny. M GVI PIII AII umur 34 th, hamil 29 minggu, datang ke RS bersama suaminya dengan keluhan perdarahab pervaginaan merah kehitaman, nyeri perut menetap,gerakkan janin tidak di rasakan oleh ibu, hasil pemeriksaan DJJ (-), palpasi ditemukan perut teraba keras TD 120/80, nadi 80 x/m, suhu 36 c.

Apakah diagnosis yang dapat di tegakkan pada kasus di atas?

a. Vasa previa b. Plasenta previa c. Solution plasenta d. Placenta letak rendah e. Hipertensi dalam kehamilan

171. Ny. ani berusia 40 th, G4 P3 A0 usia kehamilan 22 minggu datang ke BPM dengan keluhan sering mengeluh pusing dan pertambahan berat badan yang cepat. Anamnesa dan pemeriksaan tidak mempunyai riwayat penyakit keluarga, riwayat keturunan kembar ada dan tidak pernah mempunyai riwayat operasi. TD: 140/90 mmHg, S: 37,5 c, N: 79 x/i. P : 21 x/m, pameriksaan Leopold teraba lebih dari 3 bagian besar janin.

Auskultasi terdengar DJJ di dua tempat untuk Ny. Ani?

a. Kehamilan gamely b. Makrosemia c. Kehamilan ektopik d. Kehamilan anggur e. Mioma uterus

172. Ny. heni baru melahirkan di puskesmas 1 jam yang lalu bayi lahir spontan BB 3000 gram, panjang badan 50 cm, dan jenis kelamin perempuan. Berdasarkan hasil pengkajian ditemukan KU ibu baik TD 110/70 mmHg, N : 76 x/m, kontraksi uterus baik, TFU 2 jari di bawah pusat, plasenta lahir spontan lengkap, Ny. heni mengeluh perutnya mules dan masih mengeluarkan darah, sehingga merasa cemas dengan keadaannya.

Apakah asuhan yang diberikan setelah hasil pengkajian selama 30 menit suhu tubuh ibu meningkat?

a. Mobilisasi dini b. Rujuk segera c. Rehidasi d. Berikan analgesic e. Berikan infuse

173. Ny. wina umur 26 th G2 P1 A0, hamil 3 bulan datang ke klinik sari dengan keluhan mengeluarkan sebagian hasil konsepsi yang tertinggal hanya desidua dan palasenta dengan genjala amenorea, sakit perut, mulas-mulas, perdarahan berupa stosel. Hasil pemeriksaan, TD 90/60 mmHg, nadi 120 x/m, suhu 36 c, palpasi 2 jari di bawah symphisis, terdapat pembukann serviks, Hb 9,3 gr/dl.

Apakah diagnose yang tepat untuk Ny. wina?

a. Abortus kompletus b. Abortus imminens c. Abortus insipiens d. Abortus inkompletus e. Abortus habitualis

174. Ny. M melahirkan anak ke 2 G2 P1 A0 di puskesmas, setelah plasenta lahir lengkap, 1 jam kemudian terjadi perdarahan banyak dari vagina lebih dari 500 cc. konsistensi uterus lunak, tinggi fundus uteri 3 jari di bawah pusat, ibu tampak lemas, tekanan darah 90/60 mmHg, nadi 92 x/m,

Apakah tindakkan yang seharusnya di lakukan untuk pencegahan perdarahan dari kasus di atas?

a. Kompresi aorta b. Melakukan komprensi bimanual Interna c. Melakukan masase uterus d. Melakukan kompresi bimanual eksterna e. Injeksi vit K

175. Ny. A umur 24 th G1 P0 A0 hamil 39 minggu datang ke bidan mengeluh kenceng-kenceng, perut terasa sering mules disertai nyeri yang sangat hebat. Keluar keringat dingin dan gelisah. Setelah dilakuakn pemeriksaan oleh bidan di dapat hasil perut teraba keras, denyut nadi dam pernafasan meningkat, serta teraba lekukan melintang pada segmen bawah rahim setinggi pusat. Hasil pemeriksaan fisik TD 110/60 mmHg, nadi 100 x/m, suhu 37 c.

Apakah yang mengakibatkan kasus tersebut terjadi?

a. Insersia uteri sekunder b. incoodinate action c. atonia uteri d. insersia uteri primer e. kepala bayi yang semakin turun menekan bagian vesika unaria ibu

176. Ny. F umur 23 th G1 P0 A0 hamil 40 minggu datang ke BPS, mengeluh bahwa kenaikan berat badanya meningkat terlalu banyak, hasil pemeriksaan janin tunggal, hidup, intrauterine, preskep, puka divergen, saat ini sedang dalam proses persalinan kala II di rumah, setelah kepala janin lahir bahu anterior tidak bisa lahir.

Apabila kepala di tarik terlalu kuat pada kasus di atas dapat menyebabkan terjadinya?

a. Tali pusat menumbung b. Tangan menjungkit c. cebral palsy d. Brachial palsy e. Fraktur pada kepala

177. Ny. A 22 th hamil 40 minggu G1 P0 A0 datang ke klinik bidan janin hidup intrauterine, presentasi kepala, sudah masuk pintu atas panggul, punggung kanan, TFU 38 cm, saat ini sedang proses persalinan kala II di klinik. Setelah kepala janin lahir dan terjadi putaran paksi luar, nahu anterior macet di atas symphisis pubis dan tidak bisa masuk melalui pintu bawah panggul.

Apakah diagnose yang tepat untuk kasus diatas?

a. Partus presipitatus b. Partus macet c. Distosia bahu d. Kemacetan kelahiran kepala e. Gamely

178. Ny. M umur 26 th G2 P1 A0 datang ke BPS menyatakan sejak 2 bulan terakhir tidak menstruasi. Mengeluh sakit pada bagian bawah mengeluh sakit pada bagian bawah mengeluarkan darah bercak berwarna coklat tua. Hasil pemeriksaan di dapat belum ada(+).

Apakah etiologi darai kasus Ny. M tersebut?

a. Hipotiroid b. Siklus haid tidak teratur c. Endometriosis tuba d. Peritonitis e. Vaginitis

179. Ny. C 35 th G2P1A0 umur kehamilan 30 minggu datang ke BPS dengan keluhan cepat merasa lelah, sesak nafas, nyeri dada, keluhan tersebut hilang pada saat istirahat. Pemeriksaan fisik di adapatkan palpasi dan odema tungkai dan tangan, TD 110/90 mmHg, nadi 88 x/m.

Apabila penyakit Ny. C berlanjut, kemungkinan akan terjadi komplikasi berupa?

a. Eklampsia b. Plasenta previa c. Preeclampsia d. Kehamilan ektopik terganggu e. Hipertensi

180. Ny. sila 30 th G2P0A1 hamil 40 minggu ke RS janin tunggal hidup intrauterine dengan letak kepala, TFU 39 cm, dari pemeriksaan yang di lakukan di dapat kan hasil bahwa pembukaan sudah lengkap dengan kepala sudah di H IV. Setelah di pimpin meneran 45 menit akhirnya kepala lahir, tetapai bahu anterior macet atas sympshisis pubis. Selama hamil Ny. sila mengeluh banyak makan, banyak minum dan sering BAK. Pada pemriksaan fisik normal TD 120/70 mmHg, nadi 80 x/m, suhu 37 c.

apakah faktor predisposisi yang dapat menyebabkan kesuliatan seperti yang di alami Ny. sila adalah?

a. Ibu menderita DM b. Ketuban pecah lama c. Manipulasi intrauterus d. Hematoma dan hemaoragi e. Ibu obesitas

181. Ny. F umur 25 th datang ke polindes mngatakan sejak 2 bulan terakhir tidak menstruasi. Mengeluh sakit pada perut bagian bawah mengeluarkan darah bercak berwarna coklat tua. Hasil pemeriksaan di dapatkan belum ada pembukaan, nyeri goyang potio, plano test (+). Diagnose yang tapat untuk Ny. E adalah…

a. Molahidatidosa b. Abortus imminens c. Kehamilan ektopik d. Plasenta previa e. Kehamilan ektopik terganggu

182. Ibu O umur 27 th hamil 8 bulan datang ke polindes, ini adalah kunjungan yang pertama selama hamil. Ibu O selama ini tidak pernah periksa karena jarak rumah dengan polindes jauh dan tidak ada yang mengatar. Saat ini dia mengeluh kaki sering kram dan bengkak. Karena khawatir dengan keadaan kehamilannya maka ibu O terpaksa datang ke polindes. Hasil pemriksaan TD 110/90 mmHg. N 60 x/i.

Yang harus di lakukan bidan adalah..

a. Melakukan pemeriksaan secara periodic b. Mengusahakan transportasi untuk periksa ulang c. Merencanakan kunjungan ke rumah untuk pemeriksaan selanjutnya d. Menganjurkan kepala keluarga dan ibu kunjungan berikutnya e. Menganjurkan pasien mencari tumpangan untuk kunjungan berikutnya

183. Ny. A umur 35 th G2 P1 A0 umur kehamilan 29 minggu datang ke BPM dengan keluhan cepat lelah, sesak nafas, dan keluhan tersebut hilang saat istirahat. Pada pemeriksaan fisik di dapatkan palpitasi dan oedema di tangan dan tungkai. TD 110/80 mmHg, nadi 90 x/m.

Asuhan kebidanan yang di berikan pada Ny A, adalah..

a. Rujuk RS b. Rawat jalan c. Control rutin d. Akhiri persalinan e. Istirahat yang cukup

184. Ny. F umur 25 th. Hamil ke 2 ke BPM dengan keluhan amenorrhoe 3 bulan, ibu F merasa sering mual kadang-kadang muntah. Hasil pemeriksaan tinggi fundus uteri 3 jari di bawah pusat, tidak teraba balotemen, hasil pemeriksaan PPV: darah kecoklatan.

Berdasarkan kasus diatas, Ny. F suspect..

a. Kehamilan dengan hipermesis gravidarum b. Kehamilan dengan abortus imminens c. Kehamilan dengan mola hidatidosa d. Kehamilan ektopik terganggu e. Kahamilan denga anemia

185. Ny. D, 23 th, G1 P0 A0, datang ke bidan untuk memeriksaakan kehamilannya. Keluhan mual muntah terus menerus, tidak nafsu makan dan nyeri epigastrium, tidak menstruasi 2 bulan. Hasil pemeriksaan TD 90/60 mmHg, N 96 x/m, S 38 c, RR 18 x/m, nafas tercium bau ecetone dan PP tes (+). Ny. D khawatir dengan keadaan dirinya. Berdasarkan data di atas,

Diagnose yang bisa di tegakkan untuk Ny. D adalah…

a. Emesis gravidarium b. Hypermesis tingkat I c. Hypermesis tingkat II d. Hypermesis tingkat III e. Hypermesis tingkat IV

186. Ny. M GVI PIII AII umur 34 th, hamil 29 minggu, datang ke rumah sakit dengan keluhan perdarahan pervaginaan merah kehitaman, nyeri perut menetap, gerakkan janin tidak di rasakan oleh ibu. Hasil pemeriksaan DJJ (-), palpasi di temukanm perut teraba keras TD 120/80, nadi 80 x/m, S :36 c.

Diagnosis yang dapat di tegakkan pada kasus di atas adalah…

a. Vasa previa b. Plasenta previa c. Solutio placenta d. Plasenta letak rendah e. Hipertensi dalam kehamilan

187. Ny. A umur 23 th datang ke BPM hamil pertama kali mengeluh mengeluarkan darah flek-flek dari jalan lahir 2 hari dari OUE tidak ada pembukaan.

Diagnose kasus Ny. A…

a. Blighted ovum b. Abortus insipens c. Abortus incomplete d. Abortus incomplete e. Inplantation bleending

188. Ny. S umur 26 tahun datang ke BPM kehamilan ke 3 umur kehamilan 3 bulan, perdarahan sedikit, mengeluh mual, muntah, 4-5 kali sehari. Hasil pemeriksaan TD 140/90 mmHg. TFU 3 jari di bawah pusat, ballotemen (-), DJJ (-).

Untuk menenggakkan diagnose perlu dilakukan pemeriksaan urin..

a. Plano test b. Protein test c. Glukosa test d. Urine lengkap e. Plano test titrasi

189. Ny. F 36 th GI P0 A0 hamil 30 minggu datang ke BPM dengan keluhan waktu bangun tidiur mengeluarkan darah segar lewat lahir, tidak di sertai nyeri perut. Hasil pemeriksaan KU lemah, pucat TS 90/60. Hb: 8,4 gr %.

Diagnose untuk Ny. F adalah..

a. Rupture uteri b. Abortus iminens c. Plasenta previa d. Solusio plasenta e. Abortus incompletes

190. Ny. E 26 th ke BPM mengeluh sudah 2 bulan tidak menstruasi, perut bagian bawah nyeri dan mengeluarkan bercak darah berwarna coklat. Hasil pemeriksaan dalam belum ada pembukaan portio , nyeri goyang. PP test (+).

Diagnose yang tepat untuk Ny. E adalah..

a. Molla hidatidosa b. Abortus incipiens c. Abortus imminens d. Abortus incomplete e. Kehamilan ektopik tertanggu

191. Ny.a berumur 24 th, G1 P0 A0 hamil 39 minggu datang kebidan mengeluh kencing-kencing, perut terasa nyeri yang sangat hebat, keluar keringat dingin dan gelisah. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh bidan di dapatkan hasil perut teraba keras, denyut nadi dan pernafasaan meningkat, serta teraba lekukan melintang pada segmen bawah rahim setingg pusat, kontraksi uterus terus menerus sangat kuat.

Dari kasus tersebut diagnose yang sesuai adalah..

a. Rupture uteri b. Plasenta previa c. Intarsia uteri primer d. Solosio plasenta e. Rupture uteri imminent

192. Ny. F umur 22 th G1 P0 A0, hamil 40 minggu datang ke RS dengan riwayat DM, saat ini sedang dalam proses persalinan kala II. Setelah kepala janin lahir, tidak terjadi putar paksi.

Dari kasus tersebut diagnose untuk Ny. F adalah:

a. Partus lama b. Distosia bahu c. Partus tak maju d. Partus serotinus e. Partus presepitatus

193. Ny. U 36 th, G VII PV AI. Segetra setelah plasenta lahir lengkap terjadi perdarahan, kontraksi uterus lembek serta TFU sulit di tentukan hasil pemeriksaan tidak ada robekkan jalan lahir, kandung kemih kosong.

Ny. U kemungkinan mengalami…

a. Atonia uteri b. Rupture uteri c. Inversion uteri d. Laserasi portio e. Laserasi perenium

194. Ny. t umur 27 th G4 P3 A0 hamil eterm datang ke polindes mawar. Ia datang di antar suaminya dengan keluhan kejang-kejang. Setelah dilakukan pemeriksaan di temukan TD 190/140 mmHg, muka, tangan dan kaki odema,

VT pembukaan serviks 5 cm.

a. Eklamsi b. Preeklamsi berat c. Preeklamsi sedang d. Preeklamsi ringan e. Superimposed preeklamsi

195. Ny. A G2 P1 A0 usia 32 thn, hamil 40 minggu datang ke klinik jam 8 WIB dengan keluhan kencing-kencing teratur sejak 4 jam yang lalu, perasaan berat, sesak nafas dan bengkak pada kedua ekstremitas, TFU 41 cm, teraba 2 bagian besar janin berdampingan,

DJJ terdengar Ny, A saat ini mengalami

a. Hidramnion b. Molahildatidosa c. Kehamilan ganda d. Presentasi bonkong e. Kehamilan dengan mioma

196. Ny. M P:5, A:0 umur 35 th melahirkan bayi laki-laki dengan berat badan 3600 gram. Plasenta lahir spontan, perdarahan 550cc. kontraksi uterus lembek,

Berdasarkan kasus di atas perdarahan Ny. M di sebabkan oleh..

a. Antonia uteri b. Rupture uteri c. Laserasi serviks d. Laserasi perenium e. Rtetensio sisa plasenta

197. Ny. D 23 th G1 P0 A0 datang ke bidan untuk memeriksakan kehamilannya. Keluhan : mual muntah terus menerus, tidak nafsu makan dan nyeri epigastarium, tidak menstruasi 2 bukan, hasil pemeriksaan TD 90/60 mmHg. Nadi 96 x/m, nafas tercium bau acetone dan PP tes (+) Ny. D dengan keadaan dirinya.

Berdasarkan data di atas, diagnose yang bisa di tegakkan untuk Ny. D adalah:

a. Emesis gravidarum b. Hyperhimesis tingkat 1 c. Hyperhimesis tingkat II d. Hyperhimesis tingkat III e. Hyperhimesis tingkat IV

198. Ny. s umur 26 th datang ke BPM kehamilan ke 3 umur kehamilan 3 bulan, perdarahan sedikit, mengeluh mual, muntah, 4-5 kali sehari. Hasil pemeriksaan TD 140/90 mmHg, TFU 3 jari di bawah pusat, balotemen (-),DJJ (-).

Kemungkinna diagnose Ny. S adalah..

a. KET b. Ab. Emiminens c. Molla hidatidosa d. Hipermesis gravidarum e. PER (pre eklampsi ringan)

199. Ny, F 36 th G1 P0 A0 hamil 30 minggu datang ke BPM dengan keluhan waktu bangun tidur mengeluarkan darah segar lewat lahir. Tidak disertai nyeri perut. Hasil pemeriksaan KU lemah, pucat TD 90/60, Hb:8,4 gr. Diagnose untuk Ny. F adalah..

a. Rupture uteri b. Abortus iminens c. Plasenta previa d. Plasenta previa e. Solusio plasenta

200. Ny. E 26 th ke BPM mengeluh sudah 2 bulan tidak menstruasi, perut bagian bawah nyeri dan mengeluarkan bercak darah berwarna coklat. Hasil pemeriksaan dalam belum ada pembukaan portio, nyeri goyang, PP test (+). Diagnose yang tepat untuk Ny. E adalah..

a. Molla hidatidosa b. Abortus incipniens c. Abortus imminens d. Abortus incomplete e. Kahamilan ektopik terganggu

Demikian informasi tentang Latihan Soal Tes Seleksi PPPK Kebidanan Tahun 2024 – 2025 beserta Pembahasannya atau Kunci Jawabannya. Semoga ada manfaatnya, terima kasih

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page

Scroll to Top